Keseruan Relaunching Larutan Cap Kaki Tiga Anak Police Station, Kidzania.

Sunday, September 04, 2016


Jadi pagi itu, saya dan suami bergegas bangun lebih pagi dari biasanya. Kami sangat-sangat faham kondisi jalanan Jabodetabek terutama di saat hari kerja (jam berangkat dan jam pulang) yang sepertiii.. hikss.. mengingatnya aja bikin syedih hati mamak ya. Macet super duper.

Alfath yang masih rapet matanya, kami bisikin pelan-pelan kalau kami akan ajak dia ke tempat bermain yang seru, dimana nantinya dia akan ketemu dengan Kakak Dimas (Putranya Liswanti Pertiwi pemilik blog www.liswantipertiwi.com yang kami panggil "Tante Onet"), kakak Babam (Putranya Mira Utami pemilik blog www.miramiut.com), dan juga teman-teman lainnya. Eh, Alfath langsung seneng ternyata, yeayyy. Akhirnya dia mulai gerak-gerakin badan dan mulai buka mata perlahan.
Keseruan anak-anak dan orangtua menjelang masuk KidZania, Jakarta.
Setelah Alfath udah rapi, langsung kami angkut ke mobil berikut perlengkapan buat dia nerusin bobo di mobil, maksudnya sih supaya dia bisa main sepuasnya tanpa nguap-nguap, tapi kenyataannya eh anaknya malah gak bobo lagi, terlalu semangat sepertinya.  Dari rumah sekitar jam stengah enam pagi, lumayan pagi banget kayak mau berangkat kerja karena kami stay di Depok jadi lama perjalanan di perkirakan dua jam (kalau lancar bisa lebih cepat). And Here we goeees, petualangan dimulaaaaai.
Pakai Gelang Kidzania, yeayy. Alfath fotonya blur semua, 
dia terlalu semangat main di KidZania, gak fokus foto, haha.
Sebenarnya saya dan suami tahu sejak awal kalau Alfath belum bisa main di banyak establishment dikarenakan usia dan tingginya yang belum cukup, hanya beberapa permainan yang aman untuk anak di bawah tiga tahun, tapi gapapa, itu cukup kok untuk saat ini, niat awalnya memang untuk mengenalkan dulu, membuat Alfath sedikit punya gambaran cita-citanya kelak mau jadi apa dengan melihat kakak-kakaknya yang lain bermain dan memerankan berbagai profesi. Dan ya, kami bersenang-senang selama di Kidzania.

Apalagiiiii, sekarang ada establishment baru yaitu Police Station yang juga bekerjasama dengan larutan cap kaki tiga anak, dengan kemasan barunya yang super lucu dan semua anak pasti suka dengan karakternya, kami tentu tidak ingin melewatkan moment relaunch-nya yang istimewa itu dong.

Btw, di establishment Larutan Cap Kaki Tiga Anak Police Station ini walaupun Alfath (di usianya yang masih 2,5 tahun) belum boleh ikutan untuk main, tapi kami sengaja masuk karena rasa ingin tahu, di dalam anak-anak ngapain aja sih? yuk, intip yuuk. 

Serunya Establishment Larutan Cap Kaki Tiga Anak Police Station Kidzania Jakarta.
Di Establishment Larutan Cap Kaki Tiga Anak Police Station KidZania, anak bermain peran sebagai Polisi. Sambil bermain, anak diberikan edukasi bagaimana menjadi polisi yang baik, berani dan beraksi menangkap penjahat yang mencuri formula rahasia Larutan Cap Kaki Tiga Anak. Nah, yang lucu buat saya, nantinya para Polisi cilik ini akan mendapatkan gaji sebesar 5 KidZos. Pastinya seru dan menantang ya.

Tidak hanya melatih fisik dan membuat bugar saat menangkap penjahat, namun permainan ini juga berperan mengembangkan logika berpikir anak. Disana Para Polisi cilik harus mengumpulkan clue, menganalisa dan menyimpulkan lokasi penjahat untuk kemudian mereka tangkap.

Dengan mereka berperan sebagai Polisi, mereka akan belajar memerangi kejahatan yang akan membentuk karakter sebagai pribadi yang baik dan peduli terhadap sekitarnya, seperti yang dituturkan oleh Bapak Kerry Riza selaku City Mayor KidZania Jakarta.

Setelah capek kejar-kejaran dan menangkap penjahatnya, para polisi cilik bisa puas-puasin minum Larutan cap kaki tiga anak rasa Jeruk, Stroberi, dan Leci deh. Glek..glek!!
Para "Polisi Cilik" yang bermain di establishment ini, akan mendapatkan Larutan cap kaki tiga anak, lho.
Alfath dan Kebiasaan Masa Kecilnya.
Ngomong-ngomong tentang Polisi, semua pasti tahu betapa berat tanggung jawab pekerjaannya. Mereka terlatih dan terbiasa disiplin dalam mengerjakan apapun. Saya jadi ingat satu hal tentang pola asuh saya dan suami terhadap anak kami Alfath.

Karena saya dan suami bekerja dan harus bangun pagi setiap harinya, kami komit dan sepakat kalau Alfath harus dalam keadaan sudah mandi pagi dan sarapan saat kami tinggal kerja. Mau tidak mau, hal tersebut "memaksa" Alfath untuk selalu bangun pagi juga. Dan itu artinya, dia harus terbiasa tidur malam lebih awal supaya gak pusing dan cranky saat di bangunkan pagi-pagi.
Alfath dengan kegiatan di rumah, di toko buku, di pantai, dan di kantor Mama.
Saat Alfath masih bayi, selayaknya kebiasaan bayi pada umumnya, Alfath mempunyai ritme tidur lebih cepat dan bangun pagi pun paling awal. Syukurlah, jam tidurnya belum terlalu bergeser, tetapi karena di usianya sekarang Alfath sudah bisa protes kalau dibangunkan, saya dan suami mulai memberi pengertian secara perlahan. Alfath sudah dapat diajak komunikasi, maka dari itu saya dan suami sebisa mungkin memberikan penjelasan bahwa ini adalah awal yang baik untuk masa depannya. Kami percaya bahwa masa kecil anak cuma sekali, kebiasaan di masa kecil yang terus dilakukan secara terus menerus, akan membuat anak terbiasa dan menganggap kedisiplinan bukanlah sesuatu yang berat. "Bisa karena terbiasa".

Dia harus terbiasa menjadi pribadi yang disiplin, gak cengeng, menghargai waktu dan dapat selalu mempertanggung jawabkan apapun yang dia lakukan. Alfath harus mengerti bahwa setiap individu mempunyai hak memilih namun sekaligus harus siap dengan segala konsekuensi dari pilihannya. Kalau dia tidak terbiasa sejak kecil, maka akan terasa berat di kemudian hari. Karena itu, memulai hal-hal positif sedini mungkin, adalah keharusan. 
Kegiatan Alfath saat Photoshoot dan Syuting pertamanya.
Selain itu, saya juga memberikan pengertian kepada Alfath tentang "tidak semua apa yang kita inginkan, bisa kita dapatkan". Khusus tentang ini, saya dan suami sangat berhati-hati sekali, berhubung saat ini Alfath sedang di masa tantrumnya. Salah kalimat sedikit aja, anaknya bisa ngamuk dengan berbagai macam argumen. Yess, he's start to argue!

Di tengah kesibukan kami bekerja, kami berusaha untuk selalu memprioritaskan keluarga dan terutama Alfath. Sebagai Orangtua yang dua-duanya bekerja, memang pasti ada plus minus dan pro kontranya, tapi kami mencoba santai menghadapinya selama kualitas hubungan kami tetap baik sebagai keluarga.

Quality time adalah satu hal yang mutlak kami ciptakan di saat kami sedang bersama Alfath, dan setiap malam pun kami senantiasa menghabiskan sisa waktu sebelum tidur bersama dia untuk melakukan hal-hal menyenangkan. Selain itu, Alfath sudah terbiasa saya ajak ke lingkungan bekerja saya, baik di dunia broadcast dan juga dunia Blogger. Semua berjalan secara alami, dan kami menikmatinya. Saya dan suami mencoba memberikan ruang seluas mungkin supaya Alfath dapat eksplorasi apapun, dengan tetap berada di bawah pantauan kami. Pada akhirnya, semoga Alfath menyadari bahwa dunia ini luas dan tidak sebatas apa yang dia lihat saat ini.
Alfath dengan teman-teman, dengan celengannya,
dan ikut mengaji setelah sholat.
Selain memenuhi kebutuhan duniawinya, saya dan suami juga menyeimbangkan dengan memenuhi kebutuhan rohaninya sebisa dan semampu kami, ini adalah yang terpenting dari semua yang penting di dunia ini. Dengan ilmu yang tidak banyak ini, kami berusaha memberikan yang terbaik, menjadikan Putra kami tumbuh menjadi laki-laki berakhlak dan berbudi pekerti yang baik. Mendekatkan Alfath dengan Sang Pencipta, memberikan dia pegangan dan sandaran yang akan memberikan dia kekuatan menjalani tantangan masa depan. Memberikan gambaran tentang konsep menabung dan berbagi, saya dan suami berharap Alfath menjadi pribadi yang welas asih, tidak ragu memberikan apa yang dia punya kepada yang membutuhkan, karena sejatinya semua hanya titipanNya.

Kami juga berharap, apa yang dia pelajari saat ini, di usianya yang masih sekecil ini (2,5 tahun), Alfath yang seperti sponge mudah menyerap dan mengaplikasikan apa yang dia perhatikan di sekitarnya, dapat menjadi pribadi yang selalu berpikiran positif, open minded, selalu bersyukur, dan melakukan segala hal dengan semaksimal yang dia mampu dengan rasa tanggung jawab.

Alfath boleh belajar apapun dari manapun, semoga kami senantiasa dapat mendampinginya hingga dia dewasa dan dapat "menggenggam" hidupnya sendiri. Karena sekolah yang sebenar-sebenarnya, adalah kehidupan yang sedang dia jalani.

Saya ingin dia mengerti, bahwa kehidupan di depan sana tidaklah mudah, tapi bukan berarti itu beban seumur hidup yang sedang menanti dan harus dia takuti. Just fight, doing your best, and let God do the rest, Alfath, Mama and Papa loves you.

Re-launching Larutan Cap Kaki Tiga Anak Police Station, Kidzania.
Berkaitan dengan pola asuh saya dan suami terhadap Putra kami, Alfath, kami sangat mengapresiasi Larutan cap kaki tiga anak yang ingin menciptakan pengalaman baru bagi si kecil supaya di usia pertumbuhan dan perkembangannya, mereka dapat eksplorasi hal-hal baru yang menyenangkan, yang tidak akan membuat para anak merasa bosan, namun tetap penuh dengan ilmu dan pengetahuan. Karena hal tersebut, Larutan cap kaki tiga hadir di Kidzania dengan establishment Police Station-nya.

Kidzania  sendiri adalah salah satu tempat edutainment yang memberikan pengalaman baru bagi si kecil, dimana anak-anak dapat berlatih untuk mewujudkan cita-citanya, dapat mencoba profesi apapun yang mereka inginkan, seperti menjadi Polisi, pemadam kebakaran, dokter, pilot, dan lain-lain.
Berbagai establishment di Kidzania & kegiatan lomba mewarnai.
Establishment Police station cap kaki tiga anak Kidzania Jakarta ini sebenarnya telah diresmikan pada bulan juni tahun lalu, namun kini hadir kembali dengan rangkaian acara re-launching Police Station Cap Kaki Tiga Anak dalam rangka pergantian kemasan baru Cap Kaki Tiga Anak yang lebih menarik. Acara berlangsung di Teater KidZania, dibuka dengan sambutan dari Presdir KidZania, Bapak Kerry. Kemudian dilanjutkan oleh sambutan dari General Manager Marketing Larutan cap kaki tiga anak. Ada juga pertunjukan seru "Petualangan Si Kino", dan diakhiri dengan penyerahan City Key Police Station.

Pada acara tersebut juga telah di siapkan aktivitas yang baru dan seru bagi anak-anak seperti lomba mewarnai kaleng yang di harapkan dapat menjadi satu pengalaman yang berkesan dan tak terlupakan bagi buah hati, karena masa kecil cuma sekali.


By the way, Alfath langsung suka lho waktu nyicip larutan cap kaki tiga anak yang sekarang mempunyai logo dan kemasan baru ini. pas di lidah anak kecil, seger banget, wiiih bikin mama Papanya mau ikut minum aja deh. Kaleng kemasannya juga bikin sayang untuk dibuang. Mungkin karena ada gambar karakter yang lucu-lucu itu kali ya. Hihi, emang lucu banget sih. “kita sulap jadi celengan mini dan tempat pensil warna aja yuk, naak”. 

Tahu sendiri kan ya, saat anak mulai bisa mengkonsumsi beragam makanan, ancaman panas dalam dan radang pun menghantui. Kayaknya perlu nih nyimpen larutan cap kaki tiga anak rasa jeruk, stroberi, dan leci buat jaga-jaga. Selain untuk meredakan panas dalam anak, juga untuk menjaga kesehatannya. Alfath sih iyess, suka banget, kalau teman-temannya Alfath gimana nih? hihi.
Duh segernyaaa Larutan cap kaki tiga anak ini, semua rasanya #anakMakinSuka.
Tanggapan Ibu Efnie sebagai Pakar Psikologi anak.
Acara yang di selenggarakan di KidZania Jakarta, Pacific Place kemarin menjadi semakin lengkap dengan kehadiran Ibu Efnie sebagai pakar Psikologi anak sebagai Narasumber. 

Menurut Ibu Efnie, masa kecil merupakan masa yang indah bagi anak-anak karena pada masa inilah ikatan kasih sayang antara orangtua dan anak dibentuk yang akan menjadi dasar emotional attachment orangtua dan anak pada usia dewasa. 
Ibu Efnie, Pakar Psikologi Anak.
Melatih anak untuk berpikir dan melakukan hal-hal kreatif sejak kecil akan membuat mereka terbiasa melihat sesuatu dari sudut pandang berbeda, hal tersebut lah yang akan menjadi dasar dalam proses berpikir ketika mereka dewasa.

Selain itu, hindarkan anak dari rasa jenuh, dengan menciptakan variasi dalam melakukan hal apapun. Di sinilah, peran kita sebagai Ibu sangat diharapkan dalam menciptakan pengalaman baru bagi sang anak khususnya pengalaman yang dapat mengasah kreatifitas mereka, karena ternyata hal tersebut dapat mengoptimalkan kecerdasan, membuat anak bahagia, percaya diri serta menciptakan ikatan yang kuat antara orangtua dan anak. Wah, saya sebagai Mamanya Alfath semakin semangat mendampinginya dalam berkegiatan kreatif.

Terima kasih PT. Kino Indonesia, Tbk.
Kegiatan yang diwujudkan oleh PT. Kino Indonesia, Tbk ini sangat disambut antusias oleh Para Mom's Blogger dan anak-anaknya, termasuk saya dan Alfath. Apalagi, ini pertama kalinya Alfath ke KidZania. Saya dan suami sangat happy lihat Alfath bengong karena takjub dengan semua permainan di sana, dan kemudian dia sangat semangat untuk berkeliling melihat kakak-kakaknya di setiap establishment. Pengalaman ini akan sangat berharga dan berkesan diingatannya hingga dewasa.

Terima kasih PT. Kino Indonesia, Tbk. atas kepeduliannya terhadap tumbuh kembang anak, karena #masakecilanakcumasekali, seperti yang dikatakan oleh Ibu Lany selaku General Marketing Komunikasi. 

Saya sangat setuju Buuuu, gimana dengan para Mama yang laiiiiiin?

Ohya, saya juga punya sedikit kenang-kenangan nih, rangkuman video selama acara berlangsung. You better check this one out! selamat menyaksikaaan!

You Might Also Like

48 komentar

  1. Nanti kalau usianya dah sampe minta ke kidzania lagi yaaa...

    ReplyDelete
  2. waaaah, seruuu banget kegiatannya bareng keluarga mbak hani, ntar deh dicobain main kesana sama anak-anakku, makasih yah infonya mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha, iya dooong. Nanti Papa Dayat ke Kidzania ya bareng Mama Defi dan anak-anak, Amiiiiin :)))

      Delete
  3. Alfath udah dikasihkan Larutan penyegar ini ya? Aku belum berani, krn kan larutan ini untuk anak yg usianya 4 thn keatas

    ReplyDelete
    Replies
    1. Udah nyicip, gak sampe 250ml kok Mommy Narend. Rasanya segeeer. :)))

      Delete
  4. waaa seru banget yaahh, jadi pengen ajak anak2 ke sana lagi. Terakhir ke Kidzania kayaknya tahun lalu deh..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku jg kemarin itu yg pertama kali kesana, dan iyaaa bikin pengen kesana lagi, nunggu bocil agak gedean biar bisa ikutan beberapa permainan disana. :)))

      Delete
  5. Waaa dedek alfath hebat ya. Demi bertemu abang2 langsung bangun dan semamgat... sayang ya belum bisa nyobain wahananya.. tar klo dah cukup umur ajak mama sama papa ke sana lagi ya dek alfath..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pasti Tante Iraaa, gak sabar lihat Alfath ikutan di berbagai permainan disana terutama yang Police Station dan Pemadam Kebakaran, sepertinya itu dua cita2 terbesar Alfath saat ini deh, haha.

      Delete
  6. Wah suka menabung... hemat pangkal kaya ya mak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amiiin, semoga bisa konsisten sampai Alfath dewasa ya Mak :)))

      Delete
  7. Aku juga kadang-kadang suka minum kaki tiga ini, kalau pas perut kena gangguan, kaya panas dalam.
    kemasan untuk anak menarik juga ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bikin adem ya Mba. :)
      Kemasan barunya memang ngegemesin, jangankan anak2, Mamanya aja pasti suka :)))

      Delete
  8. AlFath tetap jadi anak aktif dan cerdas ya. Wehh lagi pula teman minumnya larutan cap kaki tiga anak lagi.Hemmm tambah sehat dan pinter aja jadinya karena anak sehat berawal dari konsumsi makanan dan minuman yang sehat pula. Sukses buat mama alfath ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amiiin, do'a yang sama untuk Mba Febri :*

      Iya nih mba, setiap hari adalah pembelajaran utk memberikan yg terbaik bagi buah hati. Masih perlu banyak "coaching" sebenarnya :)))

      Delete
  9. Seneng sih bisa ajakin anak - anak ke Kidzania jadi bisa belajar antri #secararamemulu :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha, bangeeet, apalagi kalau di depan yg antrinya dari grup sekolah, wah udah deh, sekaligus melatih kesabaran juga :)))

      Delete
  10. alfath udah bisa main disana ya. aku pikir 4 taunan bisa masuk sana. Raffi belum pernah. Pengen mainan kesana juga aaahh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa koook, apalagi Raffi udah pinter dan tinggi, bisa main macem2, minimal yg untuk usia 4 tahunan, kalau establishment untuk anak min 6 tahun (udah harus lancar baca) harus nunggu beberapa tahun lagi.

      Delete
  11. Pelajaran pembiasaan bangun paginya aku save ya Kakak.. ^_^.
    Itu larutan penyegarnya, seger banget warnanya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Silahkan kakaaak :)))
      iya seger warnanya, seger pula rasanya.

      *promosi decected* haha

      Delete
  12. Nama brand Larutan Cap Kaki Tiga sdh sangat familiar.
    Inovasi menyasar pd segmen anak patut diacungi Jempol
    Sukses selalu buat Larutan Penyegar Cap Kaki Tiga

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dari zaman kita anak2 hingga skr kita yg punya anak ya Mas :)))

      Delete
  13. sayang ya buat anak-anak yang belum cukup umur ga banyak permainannya ya, tapi minimal dengan udah lihat-lihat dia punya pengalaman juga

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba, memang targetnya anak2 yg sudah bisa di arahkan ya sepertinya, supaya simulasi berbagai profesi berjalan sesuai konsep. Jadi gak sabar nunggu Alfath bisa main di semua establishment, haha

      Delete
  14. De Alfath nanti main sama Dimas lagi ke Kidzania yuk, kalau udah gedean biar main polisi-polisian

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yuk Ontiiii, Alfath nyebut2 Kakak Dimas terus nih, nanti kesana bareng lg yaaa :*

      Delete
  15. Seru main di kidzania, anak2 mulai dr 2 thn udh bisa tau pekerjaan org dewasa,,apalagi kalau umur anaknya udh diatas 4th,udh bisa nyari2 uang sendiri disana..keren
    Tempat polisinya jg baru,alfath mau jadi polisi2an tp belum cukup umur..nanti main kesana lg aah klo udh umur 4th

    ReplyDelete
    Replies
    1. Asiiiik, bener ya nanti kesana lagiiii :)))

      Delete
  16. kidzania dan cap kaki tiga klop banget ya mbak bikin anak2 makin senang mainnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, nambah lg establishment seru. Dan yg pasti, anak2 jg dapat gambaran ttg perjuangan dan kerja keras ya mba :)

      Delete
  17. ayo mba kesana lagi, terus Babam nebeng lagi.. selalu seru yahh ke Kidania

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo bangeeet, harus kita jadwalkan chill out bareng lagi yaaa :)))

      Delete
  18. Nanti Alfath kalau ke Kidzania lagi pasti sudah nggak kaget dan bingung lagi deh..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba, semoga seperti itu, yg ada mungkin dia akan kegirangan banget kalau udah bisa main di berbagai establishment yg kemarin belum bisa :)))

      Delete
  19. Setuju banget, Mbak Hani. Sejak kecil kebiasaan positif harus mulai ditanamkan agar anak memahami pentingnya hidup berdisiplin. Apalagi bertanggung jawab sesuai tindakan atau pilihan kita.
    Duh, menariknya main di Kidzania, kalau main jadi polisi mah anak-anak mesti seneng banaget karena si sulung pengin jadi polisi katanya haha. Biar sehat terus minumnya larutan yang rasa jeruk. Cocok deh. Semoga Alfath jadi anak mandiri dan kuat ya, bekarakter....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amiiiiin, makasih untuk do'anya.
      Iya betul Mas, walaupun memang tidak mudah,tetapi semoga dengan di biasakan dari sekecil ini, kelak dapat menjadikannya Laki2 dengan karakter yang seharusnya.

      Delete
  20. Mau lagi ke kidzania... seru banget walau emaknya yang gempor. Yang penting anak senang deh :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu banget, emaknya pegel gak di rasain, ntar aja nyampe rumah minta bapaknya mijitin, haha.

      Gak cukup sekali ya teh :)))

      Delete
  21. Serru bgt, itu videonya jg keren, ajarin dung bikin video kakak... hehe

    ReplyDelete

Terima kasih telah berkunjung dan berkomentar dengan baik di laman ini.

Part Of Author

Part Of Author
Buku Antologi Pertama & Kedua

My Voice Over Here

Like us on Facebook

Subscribe