Alasan Rina Gunawan Berhijab, Gaya Parenting dan Bisnis Wedding Organizernya

Wednesday, July 05, 2017


Halooo.. adakah teman-teman yang di Kantornya punya kegiatan rutin setiap minggunya? di Kantor saya ada nih, setiap hari Jum'at selalu ada kegiatan yang dinamakan Keputrian. Waktunya bersamaan dengan jam Karyawan (Muslim) melakukan Ibadah Sholat Jum'at. Sekitar jam 12 siang, Karyawati (Muslimah) bergegas menuju ruang meeting di Tower 3 MNC Studios lantai 11. Kadang kami Keputrian di Mushala juga sih.

Ustadzah-Ustadzah yang diundang untuk mengisi tausiyah biasanya sukses membuat kami nangis dalam hati dan bahkan kadang-kadang sampai netes air mata karena merasa "tertampar" dengan isi tausiyahnya.

"Ya Rabb, betapa masih banyak salah dan dosa yang kami lakukan, banyak khilaf ataupun kesengajaan yang dapat menyakitiMu Ya Rabb, ampuni kami". Hiks, banyak deh lintasan pikiran tentang ketidaksempurnaan diri, dan waktu yang terus ditunda-tunda untuk beribadah lebih baik lagi.

Keputrian ini adalah media bagi kami untuk dapat menajamkan kembali ingatan tentang Agama Islam, juga sebagai ajang ukhuwah Islamiyah, dan tentu saja sebagai Majelis yang insya Allah selalu dinaungi ribuan bahkan jutaan Malaikat yang akan ikut meng-Amin-kan do'a-do'a yang dipanjatkan. Amiiin.

Nah, selama bulan Ramadan kemarin, pengisi Keputrian sengaja menghadirkan Narasumber yang tidak melulu Ustadzah, tapi juga sosok-sosok Inspiratif yang dengan jutaan pengalaman hidupnya mampu menyebarkan semangat positif untuk melakukan hal lebih baik dalam hidupnya. Mereka yang mempunyai pengalaman dan kisah religius yang bisa jadi "cambuk" untuk siapapun yang mendengarnya.

Salah satu Sosok  itu adalah Teh Rina Gunawan. Teman-teman pasti tau dong ya dengan Teteh satu ini. Mojang Bandung yang di era tahun 90-an selalu menghibur kita dengan program-program TV-nya. Seringkali, Teh Rina menjadi Host suatu Program dan sukses membawakannya dengan keceriaan yang terlihat dari matanya yang selalu "berbicara" dan senyum yang selalu mengembang, dan tawanya yang khas.

Di Keputrian Jum'at pertama Bulan Ramadan kemarin, Teh Rina hadir sangat cantik dengan busana Muslim Syar'i. Teh Rina senang hati berbagi kisah hidupnya yang berubah drastis semenjak memutuskan untuk berhijab. Ya, bagi yang mengikuti kehidupan Teh Rina di TV, pasti pernah merasa kaget disaat Teh Rina hijrah dari kehidupan lamanya ke kehidupan barunya yang semakin mendekatkan diri kepada Allah Swt., terlihat jelas dari penampilannya yang berubah drastis.

Salah alas kaki nih, malah pakai teplek, haha. #abaikan
Cerita Singkat Teh Rina Gunawan Saat Mendapatkan Hidayah
Satu hari, Teh Rina membeli beberapa buku yang salah satu dari buku-buku tersebut berjudul "Hijab". Anehnya, buku tersebut malah dicuekin sementara buku lain udah selesai dibaca dari kapan tahu.

"Gak ada rasa pengen baca buku hijab itu padahal seringkali terlihat dan cuma dicuekin aja, rasanya takut, masih belum bisa bayangin kira-kira apa ya yang bakal terjadi pada saya setelah buku itu saya baca?", ujar Teh Rina.

Hingga suatu saat, Teh Rina diminta RT di lingkungan rumahnya untuk menjadi Pengurus Ketua Panitia acara Muharram (kalau tidak salah) yang sepertinya membuat Teh Rina merasa siap gak siap tapi harus siap. Dan karena kejadian tersebut, Teh Rina akhirnya memutuskan untuk membaca buku hijab setelah sekian lama didiamkan. Sebenarnya saya lupa apa yang mendorong Teh Rina baca buku itu, yang pasti Teh Rina tahu dan siap dengan segala "resiko" apapun yang akan terjadi setelah buku itu di"lahap"nya. Dalam buku tersebut, Teh Rina membaca dua Ayat Al-Qur'an yang membahas tentang hijab, dan seketika Teh Rina nangis hingga susah untuk berhenti.

Malam itu juga, Teh Rina langsung melakukan Ibadah Sholat Taubat, dan setelah Sholat Subuh langsung mengenakan Jilbab. Yang lucu adalah saat Suaminya yaitu Mas Teddy Syach, bangun dan melihat Istrinya memakai Hijab. Teh Rina langsung sungkem kepada suaminya, minta do'a serta keridhoan supaya Teh Rina dapat mengenakan jilbab seterusnya.

Lalu bagaimana tanggapan Mas Teddy?

Mas Teddy meridhoi Istrinya untuk berhijab dengan satu syarat, yaitu Teh Rina harus Istiqamah alias tidak buka tutup dalam berhijab, dan Teh Rina pun menyanggupinya. Godaan demi godaan pasca berhijab sempat dilewati Teh Rina, contohnya seperti waktu tawaran dari Agency iklan salah satu Brand Pewangi pakaian yang sudah terlanjur diterima dari sebelum Teh Rina berhijab, yang kaget saat melihat Teh Rina tiba-tiba berpenampilah tertutup.

Pihak Agency sempat meminta baik-baik supaya Teh Rina mau melepas hijab demi kepentingan pekerjaan, namun Teh Rina mengatakan "Alhamdulillah saya tidak mau buka tutup (hijab), apabila diperbolehkan maka Alhamdulillah kontrak ini masih rezeki saya, tapi kalaupun tidak diperbolehkan saya juga tidak apa-apa". Dan Masya Allah, seminggu kemudian pihak Agency memberi kabar bahwa Teh Rina diperbolehkan menggunakan hijab. Allahu Akbar, janji Allah nyata sekali ya, bahwa siapapun yang melakukan perintahNya, maka rezekinya senantiasa dimudahkan.

Waktu demi waktu berlalu, dan Teh Rina semakin yakin dan tidak ingin menanggalkan hijabnya. Kerjaan pun lancar dengan berbagai tawaran seperti Program TV bersama salah seorang Ustadzah yang berjudul "curhat bersama Teteh" yang mengkondisikan Teh Rina menjadi semakin mudah untuk sharing tentang Agama bersama Ustadzah.

Selain di dunia depan layar, Teh Rina pun sukses di bidang Wedding Organizer yang dirintis dari nol hingga menjadi salah satu WO terbesar di Indonesia saat ini. Meskipun hambatan dan ujian ada saja yang menghampiri, seperti kejadian yang belum lama ini terjadi waktu usahanya tersebut dihadapkan dengan permasalahan pajak, dan itu sempat membuat Teh Rina down. Namun Alhamdulillah Teh Rina mempunyai Suami yang sangat mendukung dan selalu memberikan masukan-masukan positif yang akhirnya membuat Teh Rina lebih santai menghadapinya.

Tips Kekompakan Keluarga Ala Teh Rina Gunawan dan Mas Teddy Syach
Siapa sih yang ngga "iri" dengan kekompakan keluarga ini? hampir tidak pernah ada isu atau gosip miring yang menerpa mereka. Walaupun saya belum mengenal Mas Teddy secara personal tapi dari "kacamata" saya Mas Teddy ini mempunyai jiwa tegas dan cenderung keras, sok sok nebak cuma bermodalkan merhatiin Mas Teddy di TV aja sih, haha, eh ternyata hampir cocok lho dengan apa yang disampaikan Teh Rina.

Menurut Teh Rina, suaminya memang tegas dan sering banget pasang muka "jutek" di depan orang banyak, sampai-sampai Teh Rina suka minta suaminya buat senyum kalau lagi di satu acara. Dan hal itu biasanya terjadi kalau mereka lagi "sebel-sebelan", haha lucu ya. Wah ternyata mereka juga suka beradu argumen satu sama lain khas-nya Pasangan suami istri lainnya.

See? emang gak ada hubungan sempurna di dunia ini termasuk rumah tangga mereka, perbedaan itu pasti ada aja ya kayak kita sama pasangan. Cuma cara menyikapi permasalahannya itu yang kadang beda. Kalau Teh Rina dan Mas Teddy sangat memprioritaskan komunikasi dalam hal apapun. Jadi kalau memang lagi beda pendapat, ya utarakan aja untuk nantinya dicari positifnya dan jalan tengah untuk mengatasi perbedaan tersebut. Kira-kira kayak gitu, Gaes.

Dalam hal apapun, Teh Rina selalu meminta pendapat Suaminya, minta izin dan restu. Saat usaha wedding Organizer Teh Rina mengalami kendala besar pun, Suaminya lah yang selalu dijadikan tempat berkeluh kesah dan dimintai saran.

Sekilas cerita, Bisnis WO milik Teh Rina ini mengalami permasalahan pajak yang dikarenakan ada kesalahan di pihak manajemen. Teh Rina shock karena harus membayar pajak yang nominalnya tidak sedikit, hal tersebut sangat membuat keimanan Teh Rina teruji. Namun, Mas Teddy malah menanggapi ujian tersebut dengan sangat santai, dan bilang ke Istrinya kayak gini, "Gapapa Bund, anggap aja uang itu dipakai untuk menikahkan anak kita", denger itu Teh Rina kaget dong "Hah, aduh Yah anak kita kan masih kecil-kecil Yaaah, masa udah ngomongin nikaaah", haha. Eh dijawab lagi gini "yaudaah kalau gitu anggap aja buat masukin anak kita ke Sekolah Kepolisian". LOL. Maksudnya mungkin, yaudah kita ikhlaskan aja uangnya jangan sampai jadi beban pikiran apalagi sampai bikin sakit.

Cara menghadapi ujian setiap orang memang pasti berbeda, ada yang gampang panik, ada yang buru-buru nyari orang buat disalahin, ada yang melarikan diri, tapi banyak juga yang menghadapinya dengan santai, mungkin Mas Teddy termasuk tipe yang terakhir. Hal itu justru membuat Teh Rina yang secara psikis yang sangat perlu support semakin tenang menghadapi masalah di bisnisnya tersebut.

Teh Rina dan Mas Teddy yang memotivasi dan Gaya Parenting yang Kece
Denger kisah mereka membuat saya semakin termotivasi untuk belajar lebih bijak dan dewasa dalam menghadapi permasalahan hidup. Dan saya semakin yakin bahwa Tuhan selalu mempunyai alasan terbaik untuk kita bahkan saat memberikan kita jodoh yang menjadi Pasangan kita saat ini. Untuk saling melengkapi, menutupi kekurangan masing-masing, saling mendorong dengan semangat dan do'a, dan tentu aja untuk raih kebahagiaan serta berkah hidup sama-sama. *asiiik

Hebatnya lagi, dalam hal Parenting, mereka bisa dijadikan role model banget. Kedekatan antar Orangtua dan anak-anak yang sudah seperti Sahabat yang harus selalu cerita dan terbuka tentang apa saja.

Gaya Parenting mereka yang asik juga memotivasi saya. Untuk menyikapi anaknya yang kurang terbuka, Teh Rina dan Mas Teddy yang notabene sebagai aktor dan aktris, menggunakan kemampuan aktingnya dalam berkomunikasi dengan anak-anak. Sebisa mungkin mereka menggali apa yang tidak bisa atau sulit tersampaikan dari benak anak-anaknya. Dan sejauh ini hal tersebut berhasil.

Hal itu mengingatkan saya yang sedini mungkin mengedepankan pentingnya komunikasi dengan anak saya. Walaupun dia masih sangat kecil, di usia emasnya saat ini saya membiasakan anak saya untuk cerita apa saja yang ada di pikirannya. Saya gak mau dia menyembuyikan sesuatu apalagi memendam hal-hal yang akan mempengaruhi psikisnya. Caranya kurang lebih sama seperti yang Teh Rina dan Mas Teddy terapkan, kadang pakai "skill" akting saya untuk memancing obrolan hingga semua uneg-uneg tumpah ruah dan tidak ada sesuatu yang mengganjal di hati.

Aktingnya gak yang drama gitu, lebih ke berusaha berkomunikasi sesuai suasana hati anak saat itu. Mikir dulu kira-kira ajakin ngobrol dengan gaya bahasa gimana nih kalau anaknya lagi jelek mood-nya? semacam kayak baca naskah tapi script-nya adalah semua yang gitu aja lewat di kepala. Sejauh ini, cukup efektif sih buat anak saya yang suka banget cerita.

Banyak ya pelajaran dan hikmah yang bisa dipetik dari perjalanan hidup seorang Rina Gunawan. Dari dia secara personal, karirnya, hijrahnya, dan bisnisnya saat ini. Alhamdulillah setiap Keputrian selalu memberikan pelajaran baru yang semakin menyemangati kami untuk terus belajar, gak cuma karena ngarep nasi kotaknya ya, hahaha.

Semoga sharing ini bermanfaat bagi teman-teman yang baca ya, see youuu!.



You Might Also Like

4 komentar

  1. Ahh.. aq ngefans dr dl ama teteh ini.

    ReplyDelete
  2. Di kampus saya dulu juga ada keputrian setiap jumat mbak, owh ya Salam kenal dari Batam :)

    ReplyDelete
  3. Waaahh.. Tfs ya mba Hani.. Suka banget baca tulisan ini, jadi bisa ngambil banyak pelajaran dari cerita Teh Rina juga hubungan dgn Mas Teddy dan anak2nya.. Inspiratif bgt ya keluarga mereka.. :D Dan ternyata memang gak selalu sempurna ya tp gimana cara menyikapinya yg bisa jadi panutan..

    ReplyDelete
  4. asyik mbak di kantornya ada keputrian, kayak kampus aja :) teh rina gunawan artis yg inspiratif, aku jadi penonton setia dari jamannya teh rina bawain acara amkm hingga sukses dgn wedding organizernya, salut

    ReplyDelete

Terima kasih telah berkunjung dan berkomentar dengan baik TANPA link hidup di kolom komentar. Dan cukup pakai Url blog saja ya teman-teman di ID namanya.

Part Of Author

Part Of Author
Buku Antologi Pertama & Kedua

My Voice Over Here

Like us on Facebook

Subscribe