Klinik Rumah Gigi Depok, Perawatan Gigi Maksimal Tanpa Mahal.

Monday, July 06, 2015

Ruang perawatan yang canggih dan nyaman.
Beberapa waktu lalu, saya berkesempatan meliput launching Klinik Rumah Gigi di depang Pasar Pucung Depok. Pada saat saya mendapat undangannya, saya langsung mengiyakan walaupun dalam hati ada gemuruh paranoid. Saya memang takut dokter Gigi, dari semenjak kecil. *ngaku juga

Merawat gigi sebaiknya dilakukan 6 bulan sekali, minimal dibersihkan karang giginya. Gigi berlubang, jangan tunggu sakit, cepat periksakan dan rawatlah.

Pengalaman waktu kecil memakai behel dan tidak bertahan lama karena rasa sakitnya, membuat saya ogah kembali ke ruang dokter gigi, dimanapun. Dimata saya, ruangan dokter gigi itu adalah "tempat penyiksaan", menakutkan. Saya lebih memilih gigi saya berantakan tanpa behel daripada kesakitan dan di teriakin "monyong" sama teman-teman SD saat itu. Duhh!!

Tapi kesan menakutkan itu sama sekali tidak saya temui di Klinik Rumah Gigi yang lokasinya tepat di sebrang gerbang Pasar Pucung ini. Suasananya nyaman dan cozzy. Selain itu, saya disambut dengan ramah oleh mbak-mbak recepsionis disana.

Sumber : www.pipitwidya.com
Klinik yang masih berada di bawah Grup MDC (Menteng Dental Clinic) tentunya di lengkapi dengan fasilitas modern untuk perawatan gigi di dalam ruangan yang di design sedemikian rupa sehingga menjadi tempat yang asyik untuk kita melalukan treatment gigi.

Saya bersama beberapa teman Blogger lainnya berkesempatan mewawancarai dokter gigi yang masih muda, pintar dan tentunya cantik itu, dr. Wulan.

Dokter Wulan. Penjelasannya detail.
Konsultasi mengasyikan seputar kesehatan gigi dan juga perawatan gigi susu anak memberikan kami pengetahuan supaya dapat merawat gigi secara benar. Penanganan ketika ada gigi berlubang, bagaimana caranya menggosok gigi dengan benar, dan juga treatment gigi untuk estetika. Semua informasi sangat bermanfaat, kami dapatkan disana.

Scalling terbersih.

Dalam kurun waktu kurang lebih 4 tahun ini, saya lumayan rutin scalling (membersihkan karang gigi) minimal enam bulan sekali, walaupun harus melawan rasa takut saya. Rasa-rasanya itu perlu mengingat kebiasaan buruk saya yang selalu makan menggunakan satu sisi (kiri) saja, sedangkan yang kanan jarang sekali saya pakai untuk mengunyah semenjak ada tambalan di gigi geraham. Padahal, hal tersebut justru akan membuat bagian yang jarang dipakai menjadi kotor dan sisa-sisa makanan akan menumpuk menjadi karang gigi kalau tidak dibersihkan dengan baik.

Scalling-nya memang pegel, tapi gak bikin kapok
Rekan Blogger saya, Mbak Pipit yang Scalling juga.
Biasanya saya Scalling di dokter gigi yang ada di Rumah Sakit besar, biayanya cukup eksklusif, dan pernah saya scalling gigi cuma bagian bawahnya saja (Saking mahalnya). Walaupun di reimburse kantor suami, tetap saja sayang plafond kesehatannya, huhu.

Tapi, di Klinik Rumah Gigi ini saya mendapatkan pengalaman scalling paling bersih, detail, dan yang terpenting murah banget, dibawah 300 ribu.

Alfath pun mulai dikenalkan merawat gigi sedini mungkin.

Dokter Wulan yang sangat ramah, selalu menanyakan "apakah saya pegal?", "apakah ada yang dirasa masih belum bersih?", dll. Karena kalau kita merasa ada yang masih mengganjal di gigi, dokter Wulan akan membersihkannya lagi dengan kesabaran tingkat tinggi. Benar-benar nyaman dan membuat saya ingin melakukan konsultasi untuk treatment selanjutnya. Rencananya sih pengen pasang bracket.

Selain Scalling, kita dapat melakukan perawatan gigi yang lain seperti, pemasangan kawat gigi, pembuatan gigi tiruan, pencabutan gigi, penambalan gigi, dan perawatan saluran akar, pemutihan gigi, dll.

Ruang Menyusui Yang Nyaman.

Sumber : www.pipitwidya.com
Saya memang masih harus menyusui anak saya yang tidak terbiasa menggunakan dot, jadi sangat penting bagi saya berada di tempat yang tersedia ruangan menyusui. Di Klinik Rumah Gigi ini, ruangan tersebut tersedia dengan fasilitas yang membuat Ibu dan Baby nyaman.

Setelah ngASI, Alfath bisa bobo2an di sofa ruang menyusui. :v
Ohya, saat itu saya juga tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk konsultasi mengenai cara merawat gigi susu anak saya yang masih berusia 16 bulan, bersyukur karena dokter Wulan tidak bosan menjawab pertanyaan saya yang tidak henti-hentinya, jadi lebih siap menyemangati anak saya untuk merawat giginya dengan bahasa khusus yang tidak akan membuatnya takut. *Detail ceritanya Insha Allah akan saya buat terpisah di blog (parenting) satu lagi ya. :)))

Bagi yang penasaran dimana saja lokasi Klinik Rumah Gigi di seputaran Depok, boleh kunjungi salah satu diantara tiga klinik yang berada di :

Sumber : www.pipitwidya.com
MDC Juanda. Jl. Ir. H. Juanda.
Kelurahan Baktijaya, Kec. Sukmajaya.
Tlp : (021) 77840300

Klinik Rumah Gigi Cilangkap.
Area SPBU Jl. Raya Bogor KM 39,5 Cilangkap, Depok Jabar.
Tlp : (021) 87919183

Klinik Rumah Gigi Kota Kembang.
Kampung sawah RT 001 RW 004 Jatimulya, Cilodong. Depol 16413.
Tlp : (021) 8757035

Bisa intip juga di akun sosial medianya :
Facebook | Twitter


You Might Also Like

32 komentar

  1. deket ung dr rumah.. bs lgsg lewat cibinong :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa bangeeet. Mba Tetty info2 dong rumahnya dimana? barangkali bisa silaturahmian kita :)))

      Delete
  2. Loh, ada fotoku toh.
    Jadi malu, Han :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihi,sama2 scalling kan kita. Fotonya baguuus (Y)

      Delete
  3. wah apik benar ya klinik tapi kalau aku sih tetap saja takut ke dokter gigi

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihi, dicoba duluuuu. Emang sih nakutin, tapi setelah selesai, malah pengen balik lagi :)))

      Delete
  4. Jadi inget uda lama ngga ke dokter gigi, hehehe ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waah.. pasti karena jarang ada keluhan ya? Aku dong banyak aja keluhannya, hikssss..

      Delete
  5. saya pernah cobain scaling. Iya, sih harus setiap 6 bulan sekali, ya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Enak ya mak abis Scalling jd seger dan enteng mulutnya. Hehe.

      Delete
  6. Replies
    1. Untuk daftar harga, bisa langsung menghubungi salah satu contact di atas :)

      Delete
  7. Pengalaman Buruk di rumah gigi villa regensi tangerang, awalnya saya daftar via telepon untuk scalling pada 19 Desember 2015 +- Pkl. 18.00 saya tanya berapa scalling atas bawah dijawab Rp. 300.000 setelah itu saya meluncur untuk scalling, dan dilakukan scalling +- 30 Menit, begitu bayar jadi Rp. 450.000 rinciannya Scalling Rp.300.000 + Ti-Es Rp.100.000 + Konsultasi Rp.50.000 , sungguh aneh apa itu Ti-Es saya tanya tapi tidak bisa dijelaskan dibawah, konsultasi? konsultasi apa?? apa karena saya tanya tentang whitening gigi? jadi bayar Rp.50.000??? saya merasa ini tidak jelas dan pengalaman buruk. by. Vicky 08119188889

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waah, saya pun akan kesal kalau mengalami hal serupa, ngerasa di PHP-in dan harusnya untuk tarif/daftar harga harus transparan di awal ya. Semoga tidak terulang dan tidak terjadi di tempat lain.

      Terima kasih sudah berkunjung :)

      Delete
    2. Mba ini sama banget sama yang saya alamin.. Sebelum tambel gigi saya telp untuk reservasi dan tanya kisaran harga. Suster yang angkat jawab tambel gigi kisaran 400-500. Tau apa yang terjadi? Total biaya kerusakan 2,7 juta. Suami saya sampai bengong.. Padahal gigi yang ditambel cuma 1, ada 1 lg itupun kecil banget disebelah gigi yang bermasalah krn takut lubang kecilnya itu nanti kenapa2 kalo gigi sebelahnya ditambel. Pas saya baca detailnya, untuk 1 gigi yang mau saya cabut ternyata dihitung 2 tambelan krn dibuat 2 lapis. Dan lubang kecil yang tadi saya bilang juga dihitung 1 lg tambalan. Sisanya adalah biaya anestesi dll yg saya ga habis pikir bisa dibebankan dan dirinci satu-satu. Ohya pengalaman buruk tadi satu2nya klinik dr gigi yang ada di lower ground margocity. Semoga cuma saya saja yang mengalami pengalaman buruk seperti ini. Jangan sampai ada lagi :)

      -Rena-

      Delete
    3. Amiiin, hal2 seperti itu memang harus di waspadai ya, jadi ngeri kalau mau rawat gigi. Pas banget nih pak suami lagi sakit gigi dan kayaknya perlu di cabut.

      Jadi terpikir utk saya tulis juga ttg "fenomena klinik gigi" ini.

      Semoga Mba Rena dan keluarga sehat selalu ya, makasih utk berkunjung ke blog Kacamata Hani :*

      Delete
    4. Kalau itu sdh biasa dokter juga pedagang, yg dikatakan hanya biaya inti saja agar terkesan murah tapi saat bayar akan muncul biaya ini itu yg tdk jelas, saya sdh 3 kali ke dokter gigi yang berbeda tapi sakit gigi saya tdk hilang juga, sdh berapa duit dihabiskan tapi kagak ada hasilnya. Bahkan dokter abal abal pinggir jalan praktek ditempat sempit yg bahkan lalatpun tdk mau datang tapi ongkosnya malah lebih mahal dari klinik yg bagus. Sulit cari dokter gigi bagus di depok.

      Delete
  8. Replies
    1. Biasanya buka, tapi boleh di confirm dulu ke nomor di atas ya untuk make sure :)

      Delete
  9. Yg di cilodong ada jadwalnya mba, utk hri senin apa memang libur ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haaai.. Silahkan di cek ke contact di atas yaa :)
      Terima kasiiih :)

      Delete
  10. Ini dekat rumahku kayaknya Mbak Han :D

    ReplyDelete
  11. Replies
    1. Haaai.. Silahkan di cek ke contact di atas yaa :)
      Terima kasiiih :)

      Delete
  12. Kalau pasang gigi baru berapa ya sama tambal

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haaai.. Silahkan di cek ke contact di atas yaa :)
      Terima kasiiih :)

      Delete
    2. Klo pasang gigi seri, berapa ya bu,, mksh....

      Delete
    3. Halo Mas Kurniawan, Silahkan di cek ke contact di atas yaa :)
      Terima kasiiih :)

      Delete
  13. Replies
    1. Haaai.. Silahkan di cek ke contact di atas yaa :)
      Terima kasiiih :)

      Delete

Terima kasih telah berkunjung dan berkomentar dengan baik TANPA link hidup di kolom komentar. Dan cukup pakai Url blog saja ya teman-teman di ID namanya.

Part Of Author

Part Of Author
Buku Antologi Pertama & Kedua

My Voice Over Here

Like us on Facebook

Subscribe