Impian Produksi Sendiri Mainan Anak Bisa Diwujudkan dengan 3D Printer

Tuesday, November 28, 2017



Sebagai Mama, saya sangat peduli dengan segala hal yang berkaitan dengan Alfath, termasuk soal mainan. Mungkin sudah kodratnya ya kalau ibu-ibu itu otaknya penuh pertimbangan, hehe. Selain kualitas dan harga, saya biasanya cari tau dulu apa manfaat dari setiap mainan untuk Alfath. Dari situ saya pun berpikir, ibu-ibu seharusnya bisa ya memproduksi mainan sendiri demi kebahagiaan anaknya. Dan ternyata, pikiran saya itu benar!. 

Saya memang sudah pernah membuat mainan anak yang sifatnya DIY (do it yourself) seperti lilin-lilinan, sampai mainan yang dibentuk dari kardus. Seru dan bangga rasanya saat bisa kasih anak satu mainan dari hasil karya saya sendiri. Tapi mainan diy seperti itu kan kurang tahan lama ya, dan tidak bisa divariasikan macamnya. Akhirnya saya cari deh di Youtube cara membuat mainan anak yang bentuknya memang lebih nyata dan lebih kuat.

Saat browsing, ketemu juga cara buat mainan yang simpel dan hasilnya real, yaitu menggunakan mesin 3D printer. Di tayangan youtube itu saya lihat ada seorang ibu yang membuat bentuk benda-benda seperti sofa, kursi dan meja mini untuk dijadikan mainan rumah-rumahan. Kreatif banget! 

Akhirnya saya putuskan untuk cari tahu perihal mesin 3D printer itu dan ternyata di Indonesia juga sudah ada tuh mesin semacam itu. Saya kira mesin 3D printer cuma ada di luar negeri.



BikinBot merupakan produsen 3D printer pertama di Indonesia yang memproduksi mesin cetak untuk menghasilkan benda-benda berbentuk tiga dimensi. Didirkan oleh Charles Nagy dan rekanannya yang bernama Sony Soemarso, produk mesin 3D printer ini sudah ada yang beli dan telah digunakan di berbagai kalangan mulai dari lembaga pendidikan, arsitek hingga perusahaan inovatif di Indonesia.

Cara kerja mesin 3D printer dari BikinBot yang bernama BB-130 ini dimulai dengan pembuatan model 3D melalui software pada perangkat komputer dan kemudian model akan dikonversi menjadi obyek tiga dimensi yang bisa disentuh dengan tangan kita. Bukan sulap bukan sihir! Siapa coba yang nggak tertarik punya mesin kaya gini? Saya sih mau banget.



Printer BB-130 sudah dilengkapi dengan software dan memiliki fitur Wi-Fi. Printer 3D ini pun bisa dioperasikan mulai dari anak berumur 12 tahun. Untuk mendapatkannya, kita bisa melakukan pemesanan awal (pre-order) melalui Mekar Crowdfunding dengan harga yang sudah didiskon, yaitu hanya Rp 3.300.000 (sudah termasuk ongkos kirim). 

Kenapa Harus Melalui Mekar Crowdfunding?
BikinBot rupanya telah mengajukan permintaan pendanaan untuk mengembangkan produksi 3D printer-nya melalui Mekar Crowdfunding. Sementara itu, Mekar sendiri merupakan perusahaan financial technology dan peer to peer lending yang bekerja sebagai fasilitator yang membantu para pengusaha UMKM di Indonesia untuk mendapatkan modal usaha.

Oleh karena itu, melalui Mekar Crowdfunding, kita sebagai masyarakat pun bisa membantu mengembangkan UMKM Indonesia dengan cara melibatkan diri menjadi funder atau istilah lainnya donatur.

Pada kampanye pre-order 3D printer BikinBot ini, dana yang kita keluarkan sebagai donatur tersebut dapat berguna bagi pengusaha untuk memproduksi mesin 3D printernya yang kemudian mesinnya akan kita miliki.

Hebat ya! Pendanaan khalayak macam crowdfunding yang dijalankan BikinBot ini mungkin bisa jadi jalan terbaik untuk menjadikannya sebagai mesin 3D printer pertama di Indonesia yang berguna bagi banyak pihak.

Nah, bagi teman-teman yang ingin pesan mesin 3D printer buat bikin mainan anaknya di rumah atau untuk membuat suatu produk yang bisa ‘menghasilkan’, silahkan daftarkan diri sebagai funder dan order di sini. Sedangkan bagi yang ingin mencari modal usaha seperti Charles Nagy atau justru ingin cari celah berinvestasi sebagai donatur, kalian bisa cek website Mekar Crowdfunding ya untuk cari informasi lebih lanjut.



You Might Also Like

1 komentar

  1. Seru banget mbaa.. Jadi mau punya mesinnya buat bikin yang lucu-lucu

    ReplyDelete

Terima kasih telah berkunjung dan berkomentar dengan baik TANPA link hidup di kolom komentar. Dan cukup pakai Url blog saja ya teman-teman di ID namanya.

Part Of Author

Part Of Author
Buku Antologi Pertama & Kedua

My Voice Over Here

Like us on Facebook

Subscribe