Blogger Belajar Dubbing Bersama Kak Agus Nurhasan di Inhouse Training BRID #2

Saturday, August 19, 2017



Blogger Reporter Indonesia kembali mengadakan Inhouse Trainingnya yang kedua yang mengusung tema "Pengenalan Dubbing & Voice Over" kali ini BRID memberikan kesempatan kepada Sahabat BRID untuk mengenal dan belajar dunia Sulih Suara (Dubbing).

Hadir Kak Agus Nurhasan sebagai Narasumber, Kak Agus ini adalah seorang Dubber senior yang sudah malang melintang di dunia sulih suara dengan berbagai peran yang disulih suarakan.

Kalau Sahabat BRID penggemar Serial Jepang Doraemon, pasti kenal dengan Suneo. Nah, Kak Agus ini pernah dubbing peran Suneo di tahun 2006-2008. Wow!. Selain itu, Kak Agus memerankan Pria Bertopi Kuning di Curious George, Fujiwara Sai (Hikaru No Go), Dark (DN Angel). Narator NatGeo, dll.


Bertempat di Wisma Riat yang berlokasi di Jl. Pangadegan Utara No.14 Cikoko Pancoran Jakarta Selatan,  Inhouse Training BRID kedua dipandu oleh Mas Hazmi Fitriyasa dan Teh Ani Berta selaku Founder dan Co-Founder BRID. Kami dikejutkan dengan kehadiran Ibu Amy Atmanto yang bersedia memberikan sepatah dua patah kata, juga support snack dan makan siang untuk semua Peserta yang hadir, wah padahal kami juga sudah bawa cemal cemil masing-masing lho alias potluck, rezeki orang-orang baik yaa, asupan gizinya makin terpenuhi di acara ini. Alhamdulillah.

Setelah itu, acara pokok yang dinanti-nanti pun tiba, Pemateri Kak Agus Nurhasan langsung memperkenalkan diri dan sharing cerita mengenai pengalamannya sebagai seorang Dubber.


Menurut Kak Agus, semua peran/tokoh yang harus dia dubbing mempunyai tantangan dan treatment tersendiri. Seperti saat dia harus mengeluarkan suara Suneo yang karakternya yang sering nyebelin, tapi saat menjadi Pria bertopi kuning, Kak Agus harus berubah karakter menjadi dewasa dan bijak yang agak lebih ngebass ketimbang suara Suneo yang cempreng.

Apa Itu Dubbing dan Dubber?
Dubbing atau Sulih Suara adalah aktivitas mengisi suara suatu Peran di Film atau dengan kata lain mengganti suara asli dari Pemeran aslinya dari bahasa Asing ke Bahasa Indonesia. Sulih Suara dapat dimasukan ke kategori seni peran atau Voice Acting. Sedangkan Dubber, adalah Orang yang melakukan proses sulih suaranya.

Dubber dapat mengisi suara mulai dari animasi produksi lokal (Indonesia), iklan TV dan Radio, Company Profile, Sinetron laga, narasi, promo program, infomercial, dan lain-lain. Kalau teman-teman ngeuh, Bioskop di Indonesia dipenuhi dengan film-film yang beberapa Aktornya diisi suaranya oleh para Dubber, makanya suaranya mantap banget ya, bass-nya terasa di dada, haseeek.

Dulu, saya berpikir kalau dubbing itu gampang buat saya yang notabene punya basic siaran radio selama hampir 9 tahun, dan pernah ikut teater juga saat kuliah. Tapi ternyata, saya salah besar. Dunia sulih suara bukan hanya bersuara seperti saat saya mendongeng untuk anak, banyak yang harus saya pelajari terlebih karena saya sempat vakum dari "dunia suara" dan ketika saya kembali ke Studio, saya mengalami banyak penurunan, terlebih untuk napas dan power. Wah, harus kejar ketinggalan deh pokoknya. Dan saya banyak sekali belajar dari Dubber Senior tentang dunia sulih suara, salah satunya dari Kak Agus ini.

Yang penasaran dengan gimana saat Kak Agus menjadi Suneo dan Pria Bertopi Kuning dalam Curious George, bisa nonton video yang dibikin Mas Imam ini nih.



Hal-Hal mendasar yang penting untuk belajar menjadi seorang Dubber.
Saya yang saat ini sedang mendalami dunia ini, menyadari betapa banyak sekali "PR" yang harus dipelajari dengan baik, karena untuk menjadi seorang Dubber yang Profesional, kita harus terus melakukan latihan dan latihan untuk menambah jam terbang dan semakin mengenali apa kekurangan dan kelebihan kita.

Kak Agus bilang, menjadi Dubber itu tidak mudah, tapi bukan tidak mungkin untuk mewujudkannya. Yess, setuju banget, karena itu saya concern untuk terus berlatih dan berlatiih sampai bisa "mengalahkan" setiap rintangannya. Yang penting, niat dan actionnya ada dulu.


Berikut, adalah beberapa hal mendasar yang Kak Agus sampaikan di Inhouse Training BRID kemarin jika kita ingin belajar menjadi seorang Dubber :
  • Olah Tubuh, yang dibagi dua bagian yaitu latihan pernapasan dan senam mulut.
  • Olah Vokal, yang mencakup : power, artikulasi, intonasi, tempo dan warna (jenis suara).
  • Olah Rasa, yaitu mengolah batin supaya menjiwai setiap Karakter. Hal ini mencakup konsentrasi, ingatan emosi, imajinasi dan observasi.
  • Lipsync atau sinkronisasi bibir. Bagian ini gampang-gampang susah juga nih, menyamakan dialog yang kita baca dengan gerak bibir tokoh/peran yang kita sulih suaranya.
Selain itu, ada jurus "4M" yang harus kita pelajari dan kuasai, yaitu :
  1. Melihat. Dalam hal ini melihat monitor.
  2. Mendengar (suara asli melalui headphone).
  3. Membaca (naskah).
  4. Merasakan (apa yang dirasakan dari Tokoh yang kita sulih suaranya).

Butuh kecerdasan ya untuk melakukan keempat hal diatas dalam satu waktu. Tapi pasti bisa sih selama itu memang apa yang menjadi Passion kita dan ditunjang dengan latihan yang konsisten. 

Tapi kenapa sih butuh latihan yang gak sedikit? apa gak cukup dengan latihan yang konsisten di awal-awal saja?. Iya, ternyata menjadi Dubber adalah pekerjaan "latihan" tanpa henti, hal itu diperlukan demi terjadinya hal berikut :
  • Supaya bobot suara kita semakin baik
  • Supaya artikulasi kita lebih lancar, benar, dan jelas.
  • Supaya intonasi kita dapat memainkan nada yang enak didengar.
  • Untuk merangsang dan memunculkan suara dengan karakter yang berbeda.
BRID Belajar Dubbing
Semua peserta Inhouse Training BRID #2 termasuk saya sangat antusias saat belajar teknik dasar sulih suara bersama Kak Agus Nurhasan. Seperti yang bisa kita lihat di foto-foto berikut nih. Selain itu, kami juga berkesempatan untuk praktek membaca dialog. Waaah, seru banget deh, ternyata teman-teman di BRID banyak yang berbakat lho, penghayatannya bagus walau tidak sempurna, ya kan namanya juga lagi belajar ya, kami sangat bersyukur dapat kesempatan berharga ini. Karena, untuk menjadi Dubber itu emang gak ada Sekolah khususnya, jadi saat ada peluang untuk belajar dari ahlinya, kami gak boleh sia-siakan.


Saya mengenal sosok Kak Agus ini sangat Profesional, selalu mengutamakan ketepatan waktu terutama yang berhubungan dengan pekerjaan, terbukti lho di acara kemarin Kak Agus sudah datang bahkan jauh sebelum acara dimulai, wow keren banget ya. Kalau ingin terjun di dunia sulih suara, kita harus mencontoh Kak Agus ini, jangan terbiasa datang telat dan selalu melakukan yang terbaik saat bekerja, tentunya dilakukan harus dengan hati supaya lebih total. Oke Noted!.

Gogobli Mendukung Inhouse Training BRID #2
Di tengah keseruan Inhouse Training BRID yang kedua, Gogobli hadir memberikan tambahan semangat kepada seluruh Peserta yang hadir. Mba Dita yang mewakili Gogobli turut dalam keseruan kemarin. Dan tentu saja, semua Peserta mendapatkan oleh-oleh persembahan Gogobli. Yeayyy!!.

Ohya, Gogobli ini adalah Toko Online yang bergerak di bidang Kesehatan dan Kecantikan, mereka sudah ada sejak tahun 2011 dan terpercaya di Seluruh Indonesia sebagai pilihan utama dalam berbelanja online terutama untuk berbagai produk kesehatan dan kecantikan. Salah satu kuncinya adalah kualitas produk yang terjamin dan menjadi prioritas utama mereka, hanya produk dengan merek dan reputasi baik yang mereka jual, dan yang lebih penting lagi semua produk sudah terdaftar di Badan Pengawasan Obat dan Makanan Indonesia, jadi semua dipastikan aman untuk kita konsumsi dan gunakan.


Wow, Gogobli dapat dipercaya berarti ya, bisa jadi pilihan terbaik saat kita ingin berbelanja online produk kesehatan atau kecantikan, tau sendiri kan kalau saat ini mulai marak Toko Online palsu alias tipu-tipu.

Dan karena, sehat dan tampil menarik bagi Kalangan Blogger itu sangat penting, terutama saat kami meliput suatu event, karena itu penting juga untuk mempunyai berbagai produk yang menunjang. Waaah, huge thanks to Gogobli karena sudah berbagi kebahagiaan kepada seluruh teman-teman BRID yang hadir di Inhouse Training BRID #2.

Btw, jadi gak sabar untuk belajar di Inhouse Training BRID selanjutnya, kira-kira nanti kita belajar apa lagi ya?.

You Might Also Like

3 komentar

  1. Yup.. dulu pekerjaan sulih suara sedikit yang mengenalnya,,, saat ini sulih suara sudah mulai dikenal dan banyak peminatnya :)

    ReplyDelete
  2. aku selalu suka dengan suara2 yang pintar bikin kita jd suak dg fimnya .

    ReplyDelete
  3. dari dulu pengeeen banget jadi dubber, krn kurang info jadi cuma sekedar impian deh, hehe..
    keren acaranya

    ReplyDelete

Terima kasih telah berkunjung dan berkomentar dengan baik TANPA link hidup di kolom komentar. Dan cukup pakai Url blog saja ya teman-teman di ID namanya.

Part Of Author

Part Of Author
Buku Antologi Pertama & Kedua

My Voice Over Here

Like us on Facebook

Subscribe