Acer Switch Alpha 12, Impian Selanjutnya Penunjang Hobi dan Profesi.

Wednesday, November 30, 2016



Tentang Saya.
Nama saya Hani, saya seorang Istri dan Ibu dari satu orang Putra yang baru berusia 2,5 tahun. Saya juga seorang fulltime script writer, voice over, dan seorang Blogger. 

Bicara tentang orang yang super sibuk, saya adalah salah satunya. Dari pagi hingga pagi, kegiatan rutin menjadi sahabat sejati. Mengerjakan semua peran dengan waktu (hanya) 24 jam rasanya tidaklah cukup. Seandainya bisa meminta tambahan waktu atau seandainya bisa menjalani hari tanpa harus tidur, namun sayangnya itu tidak mungkin dan saya tidak akan sanggup. Saya hanyalah manusia biasa dengan kegiatan luar biasa setiap harinya, tapi apapun yang saya jalani itu pasti atas pilihan saya sendiri dan saya happy mengerjakannya.

Dari semua peran, saya bersyukur berstatus sebagai seorang Istri dan Ibu. Hari-hari saya lebih berwarna, lebih mempunyai tujuan hidup yang pasti. Anak saya Alfath sudah sangat aktif, mulai banyak bertanya, mulai mempunyai imajinasinya sendiri, mulai bisa berargumen dan mulai mengerti seleranya sendiri. Saya selalu ingin memberikan waktu yang lebih berkualitas dan mendampingi masa pertumbuhan serta perkembangannya. Apalagi di usianya sekarang, dia sudah mulai mengerti gadget dan tidak jarang saya atau Papanya "rebutan" notebook dengan Alfath. 

Tentang Suami saya.
Suami saya adalah seorang Pekerja Swasta dibidang Perbankan, dulu kami sempat merasakan bekerja di Perusahaan yang sama, namun karena takdir menjodohkan kami, akhirnya saya resign seminggu sebelum kami menikah. Saat itu, saya memutuskan untuk menikmati peran baru di rumah dengan tetap melakukan hobi saya dibidang penulisan. Namun setelah dua tahun pernikahan, saya kembali terjun ke dunia (yang sempat saya tinggalkan) yaitu broadcast.

Antara hobi, karir dan kewajiban sebagai Ibu Rumah Tangga berjalan beriringan atas dukungan suami, yang salah satunya adalah dengan memberikan saya fasilitas penunjang seperti notebook yang mumpuni. 

Tentang aktivitas saya.
Seringkali saya memulai hari dengan dihiasi banyak "drama", dari mata yang susah dibuka karena terlalu lelah beraktivitas, harus membangunkan anak, memandikan, menyiapkan sarapan dan bekal makan siang. Belakangan, pekerjaan rumah sebelum kerja biasanya lebih banyak dipegang suami setelah kondisi kesehatan saya mulai menurun, kami berangkat kerja setelah anak kami selesai dimandikan dan sarapan, menu sarapan dan makan siang pun sudah siap. Sangat hectic dan kami baru dapat "bernafas" di perjalanan ke kantor masing-masing, dengan tetap mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan selanjutnya di hari itu.

Perjalanan yang saya tempuh dari rumah memang agak panjang, Depok - Jakarta Barat, dengan banyaknya gangguan kereta yang saya kurang mengerti penyebabnya apa saja, kemudian dilanjutkan naik ojek online, memakan waktu sekitar 2-3 jam. Setidaknya, itu yang harus saya jalani sebelum keluarga kecil saya kembali pindah ke Jakarta.

Perjalanan pulang pun kurang lebih sama, namun itu tidak membuat saya dapat beralasan untuk tidak menemani anak saya bermain sebelum jam tidurnya. Setelah saya dan suami bersih-bersih dan memastikan perut kami tidak kosong sebelum tidur, saatnya menghabiskan waktu dengan kualitas yang baik sambil melihat perkembangan anak kami hari itu. Capek yang luar biasa seolah-olah luntur melihat anak kami sehat, ceria, tambah pintar, apalagi sekarang sudah mulai mandiri di tempat tidur, jarang bangun malam, memberikan mama papanya kualitas tidur yang jauh lebih baik dari sebelumnya.

Pekerjaan di kantor sangat saya nikmati karena sesuai dengan passion, saya mengerjakan semua pakerjaan dengan PC yang merupakan fasilitas selama bekerja, namun saat harus take VO (Voice Over) di studio, saya membawa script dan membacakanya melalui tablet supaya lebih simple dan lebih ringan. Sejujurnya tidak terasa seperti sedang bekerja, saya sangat fun dan menikmatinya, yang membuat lelah hanya jarak tempuh dari rumah ke kantor. Kadang saya merasa, waktu saya banyak habis di jalan, tapi saya sadar bahwa ini bagian dari proses yang harus disyukuri.

Dalam perjalanan di kereta, baik saat berangkat atau pulang kerja, tidak ingin membuang waktu percuma, saya biasanya memanfaatkan waktu dengan mengeluarkan notebook andalan untuk cek dan balas email dari klien, lanjut drafting blog, mengedit foto sebagai penunjang tulisan di blog, dan yang paling mudah dilakukan adalah cek media sosial. Sebagai social media enthusiast, akses mudah ke socmed memang sangat diperlukan kapanpun dimanapun. Walaupun tidak selalu dapat menggunakan notebook di kereta karena tidak selalu mendapatkan tempat duduk, biasanya saya mengeluarkan "senjata" saya yang lainnya yaitu smartphone.

Apalah jadinya jika semua kegiatan super sibuk saya tersebut tidak didukung oleh kecanggihan teknologi yang sepadan. Rasanya semua tidak akan berjalan dengan sebagaimana mestinya. Dengan waktu yang terbatas, saya harus dapat menyelesaikan semua pekerjaan, sebisa mungkin mengejar deadline yang menumpuk sekalipun saat sedang dalam perjalanan. Memanfaatkan waktu luang walau hanya untuk kerja kilat. Karena ada kalanya saya harus kembali memberikan waktu untuk keluarga tercinta, atau sedikit menghargai kerja keras diri sendiri dengan privilege seperti menonton film kesukaan walau hanya di-notebook saja.

Acer adalah sahabat saya.
Beruntung saya mempunyai "sahabat sejati" yang setia menemani dan mendukung saya untuk dapat berganti peran dan menjalankan tugas dengan baik, sesuai tempat dan waktu pastinya. Saat saya memerlukan notebook untuk menulis atau tablet yang lebih simple untuk dibawa dan digunakan dimanapun, Acer adalah jawabannya.

Saat ini, saya masih menggunakan Notebook Acer One 10 yang dengan segala kelebihannya dapat di-switch menjadi tablet kapanpun dibutuhkan. Selama setahun ini Acer One 10 membantu memudahkan semua pekerjaan saya, sangat dinamis menggambarkan keseharian saya.

Sebagai gambaran, saya merangkum kegiatan rutin saya yang sangat didukung oleh notebook kesayangan satu ini melalui video singkat berikut.

Nonton dulu yuuuk.



Ya, saya mempunyai impian baru yang ingin diwujudkan. Acer telah mengeluarkan tipe terbaru dengan segala kelebihannya yang saya yakin akan lebih membantu dan memudahkan semua aktivitas harian saya, baik itu mengerjakan hobi, ataupun pekerjaan inti, yaitu Acer Switch Alpha 12.

Acer Switch Alpha 12, impian baru yang ingin saya miliki selanjutnya.
Setelah jatuh cinta pada Acer One 10, wishlist saya kali ini jatuh kepada Acer Switch Alpha 12. Saya merasa puas selama setahun menjadi spAcer, apalagi sekarang Acer kembali memberikan kelebihan-kelebihan yang membuat saya yakin akan support kegiatan saya yang beragam. Sebagai pemimpin diranah notebook 1-in-1 Indonesia, Acer memang tidak pernah berhenti berinovasi. Bukan sekedar desain, tapi Acer sangat mempertimbangkan sektor lain yang mendukung performa laptop secara keseluruhan.

Inilah beberapa keunggulan dari Acer Switch Alpha 12 :

Sistem Pendingin Tanpa Kipas.
Penurunan performa notebook dapat terjadi karena overheating, maka dari itu sistem pendingin yang baik sangat dibutuhkan. Sayangnya kebanyakan sistem pendingin notebook masih mengadalkan kipas konvensional yang ketika berputar mengeluarkan suara yang cukup mengganggu. Nah, Acer Switch Alpha 12 ini adalah jawaban bagi kita-kita yang ingin notebook-nya tanpa kipas konvensional.

Switch Alpha 12 merupakan notebook hybrid terbaik sekaligus tablet pertama di dunia yang hadir dengan sistem pendinginan bernama Acer Liquidloop™, pengusir panas yang mengandalkan pipa berisikan cairan pendingin untuk menstabilkan suhu prosesor Intel Core i Series didalamnya secara optimal. Karena biasanya sistem pendingin tanpa kipas hanya digunakan untuk perangkat dengan prosesor Intel Core M.



Saya sudah bisa membayangkan nyamannya melakukan pekerjaan dengan notebook yang tidak berisik karena kipas, berdasarkan pengalaman saya menggunakan Acer One 10 saat ini, selama bekerja sangat penuh ketenangan, sunyi senyap, tanpa berisik-berisik dari noteboknya. Dan tahu tidak,  karena dia fanless seperti itu, perangkatnya jadi bebas debu. Tanpa disadari, debu yang menempel pada kipas sangat berpotensi membuat suhu overheat yang dapat merusak motherboard. Itu artinya, notebook kita akan awet dan lebih panjang umurnya.

Selain itu, notebook hybrid ini tidak memiliki ventilasi udara yang kadang mengganggu kenyamanan saat kita menggunakannya di atas kasur. Dan yang pastinya sistem fanless ini juga sangat membantu menghemat daya baterai, sehingga Switch Alpha 12 ini bisa digunakan dimanapun walaupun jauh dari colokan dan tidak akan cepat mati karena lowbat.

Desain ramping dan fleksibel.
Switch Alpha 12 ini enak banget dibawa kemana-mana, karena bodinya yang tipis dan ringan, cocok banget untuk yang mobilitasnya tinggi seperti saya. Sangat efisien dan fleksibel sesuai kebutuhan. Saat saya membutuhkan piranti yang lebih simple, saya tinggal switch menjadi tablet hanya dengan melepasnya dari keyboard docking yang telah dilengkapi engsel magnet. Proses lepas pasangnya pun cepat dan tidak takut akan patah, rusak, dan sebagainya.


Kelebihan lain dari Acer Switch Alpha 12 yang tidak ada di-notebook saya saat ini adalah, keyboard docking-nya yang bukan hanya sekedar aksesoris, namun berfungsi sebagai screen protection juga. Acer bahkan memanjakan kita dengan mendesainnya super tipis dan membekalinya lampu backlit supaya kita tetap dapat mengetik walau di ruangan dengan pencahayaan minim. Saya sendiri sangat membutuhkan itu karena seringkali mengejar deadline di kamar setelah anak saya tidur, itu artinya lampu di kamar sudah diganti ke lampu tidur yang lebih remang.

Selain itu, ada kickstand yang dapat diatur sudutnya hingga 165 derajat untuk memberikan sudut pandang yang kita inginkan. Dijamin, mau ngetik atau gambar sekalipun dapat lebih nyaman tentunya.

Performa kencang didukung fitur terdepan.
Saya sebagai pengguna notebook 2-in-1 yang membutuhkan performa yang bertenaga sangat memimpikan untuk memiliki Acer Switch Alpha 12 ini. Karena Acer telah menanamkan prosesor Intel Core i Series generasai ke-6 yang memiliki kinerja kencang, dan juga hemat energi. Karena itu juga Acer tipe ini berada di level lebih tinggi dibanding produk lain sejenis yang biasanya masih mengandalkan prosesor Intel Core M.


Selain itu, terdapat fitur dengan teknologi terdepan seperti port USB Type-C dengan USB 3.1 gen 1 yang memungkinkan kita sebagai pengguna bisa melakukan transfer data dengan kecepatan hingga 5 Gbps, itu artinya sepuluh kali lipat lebih kencang dibanding USB 2.0. Menariknya lagi, port USB Type-C ini juga dapat difungsikan sebagai output video dan sumber daya yang dapat mengalirkan hingga 4.5W untuk gadget yang kita gunakan.

Layar dengan resolusi QHD.
Layar 12 inci pada Acer Switch Alpha 12 memiliki resolusi QHD (2160 x 1440 pixel) yang dilengkapi teknologi IPS. Ini nih yang membuat saya penasaran dengan gambar tajam dan warna yang baik dari berbagai sudut. Bahkan, telah ditanamkan teknologi Blue Light Shield yang dapat membantu mengurangi emisi cahaya biru pada layar. Ini salah satu kelebihan yang sangat saya butuhkan, karena walaupun saya menggunakan notebook dengan waktu yang cukup lama, mata saya tidak akan cepat lelah.


Digital Active Pen.
Digital Active Pen yang dimiliki Acer Switch Alpha 12 bukanlah stylus biasa, tidak sekedar hanya untuk mencorat-coret layar, tetapi akan membantu kreativitas kita pada layar tanpa batas. Stylus dengan sensitivitas hingga 256 tingkat tekanan mampu memberikan pengalaman menulis digital yang rapi dan mudah di layar.

Pena tersebut juga sangat membantu saat kita menggunakan fitur Windows Inks, seperti mengatur ketipisan dan ketebalan garis, dan dapat membuat sketsa digital lebih presisi saat layar menjadi kanvasnya.

Acer Switch Alpha 12, Kecanggihan teknologi yang harus dicoba.
Dengan kesibukan dan aktivitas saya yang super padat, antara hobi dan pekerjaan, antara mimpi-mimpi yang menunggu untuk diwujudkan dan kenyataan dengan waktu yang serba terbatas, Acer Switch Alpha 12 dapat menjadi piranti yang menunjang itu semua. Paduan desain inovatif dan teknologinya yang canggih, tentu dapat memberikan kenyamanan lebih bagi saya sebagai pengguna.



Dari awal, saya tidak pernah kecewa telah menjadi spAcer (pengguna Acer), apalagi setelah hadirnya Acer Switch Alpha 12 yang membuat saya semakin ingin mencoba notebook sekaligus tablet Windows 10 ini dikeseharian saya.

Gimana, kamu mupeng? Sama! Acer, So switchable me!

Yuk, ke Acer Store terdekat!





You Might Also Like

1 komentar

  1. Wah keren mbaknya, unik profesinya jd voice over, mampir jg yu k blogku, ikutan switchable me jg ni :)

    ReplyDelete

Terima kasih telah berkunjung dan berkomentar dengan baik TANPA link hidup di kolom komentar. Dan cukup pakai Url blog saja ya teman-teman di ID namanya.

Part Of Author

Part Of Author
Buku Antologi Pertama & Kedua

My Voice Over Here

Like us on Facebook

Subscribe