Menteng Dental Clinic (MDc) Juanda Depok : Menikmati Perawatan Gigi di “Happy Hour”nya.

Friday, August 28, 2015



Apa yang Teman-teman dan keluarga biasanya lakukan di akhir pekan? Pergi ke Mall, wisata kuliner, atau bahkan liburan singkat ke luar negeri? Hemmm.. bagaimana kalau kita simpulkan bahwa itu cara yang sudah sangat mainstream, hoho.

Lalu adakah cara lain (yang juga bermanfaat menjaga kesehatan) untuk menikmati akhir pekan bersama dengan keluarga? Ada!! Merawat Gigiiiiiii..!!

Iyaaa.. merawat gigi gak harus nunggu gigi sakit dulu kan, minimal enam bulan sekali kita "berkunjung" ke dokter gigi walau hanya sekedar untuk scalling (pembersihan karang gigi) atau konsultasi. Dan, sesekali ke dokter gigi sekeluarga di saat weekend, seru banget ternyata. Tapi, harus pinter-pinter cari tempat yang bagus dan bertarif murah seperti saya ya, hehe.


Jadi weekend lalu, saya memutuskan untuk ke klinik gigi bersama suami dan putra saya, Alfath. Karena saat itu Alfath sedang tidak bisa di ajak bepergian jauh berhubung lututnya yang masih lecet karena jatuh, maka saya dan suami pergi ke klinik yang dekat aja (Seputaran Depok).
Beruntung kami mendapat kesempatan untuk dapat meliput Klinik Gigi yang berada di kawasan Juanda Depok, yaitu Menteng Dental Clinic (MDc) Juanda.

Wowowoww.. mendengar kata MDc teman-teman pasti langsung terbayang dengan tarif perawatannya yang mahal ya? Tapi tenaaang.. ternyata tidak semahal yang dibayangkan kok, masih sangat terjangkau dan jauh lebih murah dari tarif Rumah Sakit (sesuai pengalaman saya sih gitu).

Masih ingatkah tulisan saya mengenai Klinik Rumah Gigi yang berada persis di depan gerbang Pasar Pucung Depok?. Nah Klinik yang di Juanda ini kita anggap saja adalah kakaknya, karena Rumah Gigi merupakan bagian dari MDc.

Bersama Boneka Gigi & Marketing MDc (Mba Intan).
Secara fasilitas, tentu sangat bagus dan higienis. Bahkan untuk pasien penderita hepatitis (atau bahkan mungkin penyakit lainnya) disediakan alat tersendiri supaya tidak menyatu dengan alat lainnya, intinya supaya tidak menularkan sakitnya kepada pasien lain. Wah, se-detail itu ya kehigienisannya, sebagai pasien tentunya kita akan merasa jauh lebih aman.

Lalu bagaimana dengan kenyamanannya? tidak dapat dipungkiri sebagai pasien yang parno ke dokter gigi, saya sangat nyaman selama disana. Bersama dokter yang ramah (Saat itu saya bertemu dokter Kiki), yang dengan senang hati menjawab setiap pertanyaan saya dan juga memberikan pengetahuan tentang bagaimana merawat gigi dengan baik, saya jadi tidak pengen cepet-cepet pulang, hihi.. malah betah. 


Ruangan nyaman & higienis.
Kebetulan saya mempunyai masalah gigi atas yang agak berjejal dan gigi bawah yang mengalami spacing (renggang), dan harus di perbaiki dengan bracket supaya rapi dan tidak ada lagi jarak antara satu gigi dengan gigi lainnya.

Berkat konsultasi dengan drg.Kiki pula lah saya jadi lebih mengerti bagaimana gigi saya menjadi spacing, dan kemungkinan terbesar dikarenakan gigi geraham kiri bawah saya yang sudah dicabut, jadinya gigi tengah menjadi bergeser ke pinggir sehingga terjadilah “jarak”. 

Selain itu, terkadang saya merasa tidak percaya diri karena mempunyai bentuk wajah yang tidak simetris, ternyata itu dapat terjadi karena kebiasaan mengunyah hanya di sebelah sisi saja. Dan itu benar sekali, saya terbiasa mengunyah menggunakan satu sisi, saat ini saya sedang nyaman mengunyah di sebelah kiri, padahal seharusnya kita mengunyah menggunakan kedua sisi gigi kita.

Bersama drg. Kiki yang sangat ramah.
Di MDc ini, setiap tindakan yang dilakukan oleh dokter selalu dilakukan setelah melalui serangkaian pemeriksaan, namun jika pasien “memaksa” untuk melakukan tindakan tertentu seperti mencabut gigi (padahal sebelumnya sudah disarankan oleh dokter untuk di rawat dulu dengan obat sampai saatnya tepat untuk dicabut) maka tindakan itu akan dilakukan setelah pasien menandatangani surat persetujuan. Semacam prosedur standar ya, tapi ini membuat pengetahuan saya bertambah tentang betapa pentingnya kita untuk berhati-hati mengambil tindakan terutama untuk yang berkaitan dengan kesehatan gigi. Karena jika ada yang salah sedikit saja, bisa fatal akibatnya.

Selain itu, di MDc Juanda juga tersedia fasilitas Dental Foto (rontgen gigi). Jadi nanti akan ketahuan kondisi akar gigi dan kondisi gusi kita seperti apa, dari hasil Dental Foto juga lah keputusan untuk cabut/nggak dapat diambil. Ohya, rontgen gigi berbeda dengan rontgen Panoramic lho ya, karena Panoramic merupakan rontgen gigi secara keseluruhan, dan untuk melakukannya akan diberikan rujukan untuk Rumah Sakit. 


Fasilitas Dental Foto (rontgen gigi)
Ini nih yang gak boleh di lewatin, terdapat promo Happy Hour setiap Selasa & Jum’at dengan tarif “dibawah normal” dan perawatan yang sama baiknya, pas banget kan untuk kita-kita yang  ingin tambah berhemat, ingat-ingat jam-nya ya, mulai jam 10 pagi sampai jam satu siang. Setelah lewat jam satu siang, harga akan kembali normal.


Manfaatkan setiap Promo di MDC..!!!
Satu lagi yang membuat saya merasa nyaman rawat gigi di MDc, yaitu pelayanan dan keramahan terhadap anak kecil. Berhubung saya mempunyai anak yang masih berusia 18 bulan, pengalaman saya mengajak anak saya ke dokter gigi pun baru dua kali, sempat merasa waswas Alfath akan rewel dan ketakutan, ternyata tidak lho. Di MDc disediakan berbagai mainan dan pernak pernik yang di sukai anak kecil, yang dapat menjadi penyemangat dan penghilang rasa takutnya mereka akan pemeriksaan gigi. Selain itu cara penyampaian dari dokter dan asistennya ketika memeriksa gigi anak, tentunya akan disesuaikan. Wah, jadi tenang nih buat bawa anak saya ke Klinik Gigi, apalagi ini adalah kali kedua Alfath dibawa ke dokter gigi, mudah-mudahan Alfath gak phobia dokter gigi seperti mamanya dulu ya, hehe.

Yeayy.. Alfath dapat stiker lucu sebagai reward dia udah berani :*
Rawat gigi ke MDc? SIAPA TAKUUUT!!
Nah.. gimana? Ada yang mau ditanyakan mengenai perawatan gigi, schedule dokter atau info promo “Happy Hours” nya? Silahkan langsung hubungi saja nomor-nomor dibawah ya. Yuk yuuuk.. rawat gigi yuuuuk!!!.

BBM 54A84584 | Call MDC Juanda (021) 77840300 Jl. Ir. H. Juanda - Depok

You Might Also Like

12 komentar

  1. Wah, bagus juga kalau ada klinik gigi yang seperti ini, eh, kayanya di Bogor belum ada ya mba

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bogor sepertinya belum, ke Depok aja sambil kita silaturahmian, hihi

      Delete
  2. Dulu aku pernah operasi kecil gara-gara geraham bungsu yang baru tumbuh.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Banyak juga yg kayak gitu ya mba, temenku juga sama pernah operasi geraham bungsu, tapi saat recovery kok sampe gak bisa makan sampe berhari2 ya :(

      Delete
  3. Harganya berapaan, Mbak? Penasaran kayaknya tempatnya seru deh :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Range harga dibawah 500 mba setau saya, yg pasti sih jauh dibawah tarif RS, skali Scalling di RS bisa sampe 700ribu lebih bayarnya, disini gak nyampe 500.

      Delete
  4. Anak saya belum pernah berurusan dengan dokter gigi, gimana ya besok pengalaman pertama kali periksa gigi. apakah takut atau gimana... smg besok berani. amin. hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amiiin, insha Allah gak takut yaaa.. memang bagusnya dikenalkan sedini mungkin dan jangan di "takut2i" sampe si anak parno ke dokter gigi (pengalaman saya dulu, hehe).

      Delete
  5. sayang ya di depok, di tangsel ada ga ya...lagi cari dental untuk si sulung yang giginya tumbuh gak rapih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ada kok MDc Serpong di Ruko Flourite FR 31 Summarecon Gading Serpong mba.

      Delete
  6. Mau rontgen gigi sih kebetulan daerah depok. Kemungkinan ada lubang di antara sela gigi graham atas yg menyebabkan bau. Punya masalah ini sudah lama dan sering konsul Dan periksa namun sama aja gak ada perubahan.
    Kalo di rontgen ketauan gak ya?
    Biaya berapa?

    ReplyDelete
  7. Mau rontgen gigi sih kebetulan daerah depok. Kemungkinan ada lubang di antara sela gigi graham atas yg menyebabkan bau. Punya masalah ini sudah lama dan sering konsul Dan periksa namun sama aja gak ada perubahan.
    Kalo di rontgen ketauan gak ya?
    Biaya berapa?

    ReplyDelete

Terima kasih telah berkunjung dan berkomentar dengan baik TANPA link hidup di kolom komentar. Dan cukup pakai Url blog saja ya teman-teman di ID namanya.

Part Of Author

Part Of Author
Buku Antologi Pertama & Kedua

My Voice Over Here

Like us on Facebook

Subscribe