[Smart Investing #2] Investasi Cerdas Bersama Bursa Efek Indonesia Dan Mandiri Sekuritas

Wednesday, February 25, 2015

Teman-teman, apabila di postingan sebelumnya saya membahas tentang investasi dan ada sebagian dari teman-teman yang bertanya, “mengapa harus investasi?”, “mengapa tidak menabung saja?”, dan “mengapa harus berinvestasi saham?”. Nah, mari saya coba jawab dan jelaskan perbedaan dari keduanya. Ilmu-ilmu berikut ini adalah apa yang saya pelajari pada saat mengikuti kelas "Investasi Cerdas" di Bursa Efek Indonesia yang bekerjasama dengan Mandiri Sekuritas

Kelas Investasi Cerdas Batch Pertama
Mengapa kita perlu Investasi?

Investasi dapat dilakukan sebagai cara untuk meningkatkan nilai kekayaan, karena adanya ketidakpastian di masa yang akan datang, untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan hidup, dan dikarenakan adanya kemungkinan inflasi.

Bedanya Investasi dengan Menabung?
Investasi mempunyai tujuan untuk memperoleh keuntungan, sedangkan menabung hanya untuk menyimpan dana. Investasi mempunyai resiko, sedangkan menabung relatif tidak memiliki resiko. Investasi mempunyai  jenis transaksi  jual beli, sedangkan menabung berupa simpan pinjam. Tempat untuk bertransaksi untuk investasi adalah di pasar modal, sedangkan menabung dapat dilakukan di Bank.

Mengapa Berinvestasi Saham?
Anggaplah dengan berinvestasi saham, kita seperti membeli sepotong kue perusahaan. Selain itu, manfaat dari membeli saham adalah kita akan mendapatkan Deviden. Keuntungan yang diberikan perusahaan penerbit saham atas keuntungan yang dihasilkan. Deviden diberikan setelah mendapat persetujuan dari pemegang saham dalam RUPS.

Manfaat yang lain adalah Capital Gain. Capital Gain merupakan selisih antara harga beli dan harga jual. Capital Gain terbenuk dengan adanya aktivitas perdagangan saham.

Pelajari apa saja yang harus dicermati ketika berinvestasi saham
Teman-teman, kegiatan membeli saham sebenarnya dapat kita analogikan seperti kita belanja di pasar, hanya saja disini (Seperti yang saya paparkan di postingan sebelumnya) yang kita beli adalah surat berharga yang sering disebut efek.

Definisi Pasar.
Mekanisme trasaksi jual beli suatu barang atau jasa antara pembeli dan penjual.
Pasar keuangan adalah mekanisme transaksi  jual beli produk keuangan antara penjual dan pembeli, baik secara individu, korporasi dan pemerintah.
Pasar modal adalah mekanisme transaksi jual beli efek antara penjual dan pembeli baik secara individu, korporasi dan pemerintah.
Pasar perdana adalah transaksi jual beli efek antara penerbit Efek (emiten) dengan Investor.
Pasar sekunder adalah transaksi jual beli Efek antara Investorjual dengan Investor beli.

Lalu sebenarnya apa manfaat dari keberadaan Pasar Modal?
 
Pasar modal bermanfaat sebagai salah satu sumber pembiayaan (jangka panjang) bagi perusahaan dalam mengembangkan usahanya, selain itu dapat menjadi tempat investasi bagi investor yang ingin berinvestasi di asset keuangan, sebagai tempat untuk penyebaran kepemilikan perusahaan kepada masyarakat, sebagai salah satu industri yang sangat terbuka dan menjungjung tinggi profesionalisme sehingga akan mendorong terciptanya iklim usaha yang sehat, dan juga dapat menciptakan lapangan kerja/profesi bagi masyarakat, baik sebagai pelaku pasar maupun investor.

Pasar modal merupakan sarana pendanaan bagi perusahaan maupun institusi lain (misalnya pemerintah), dan sebagai sarana bagi kegiatan berinvestasi. Dengan demikian, pasar modal memfasilitasi berbagai sarana dan prasarana kegiatan jual beli dan kegiatan terkait lainnya.

Berinvestasi dengan pintar, cerdas, percaya diri dan memahami resiko.
Pasar modal memiliki peran besar bagi pereknomian suatu Negara karena pasar modal menjalankan dua fungsi sekaligus, yaitu fungsi ekonomi dan fungsi keuangan.
 
Fungsi ekonomi, karena pasar menyediakan fasilitas atau wahana yag mempertemukan dua kepentingan yaitu pihak yang memiliki kelebihan dana (investor) dan pihak yang memerlukan dana (issuer).

Fungsi Keuangan, karena pasar modal memberikan kemungkinan dan kesempatan memperoleh imbalan (return) bagi pemilik dana, sesuai dengan karakteristik investasi yang dipilih.


Teman-teman, setidaknya ada 8 Langkah Investasi Di Pasar Modal yang harus kita lakukan, yaitu :
  • Pahami tujuan investasi. Apakah untuk pendidikan, dana pensiun, atau lainnya. Apakah untuk jangka pendek, menengah atau panjang?
  • Kenali profil resiko. Risk Averter, Moderate, Risk taker.
  • Pelajari alternative investasi. Saham, obligasi, sukuk, reksa dana. 
  •  Pahami tingkat risiko produk investasi
  • Tentukan batas investasi
  • Tentukan strategi investasi
  • Manfaatkan jasa professional (apabila diperlukan)
  • Pertahankan tujuan investasi

Dan di Pasar Modal sendiri, ada Prinsip – Prinsip Dasar Berinvestasi yang harus kita ketahui, yaitu :
  • Pergunakan dana lebih (excess fund).
  • Dapatkan informasi mengenai produk investasi sebanyak mungkin sebelum mengambil keputusan berinvestasi (product knowledge).
  • Jangan menempatkan seluruh dana investasi pada satu jenis instrument yang sama (Don’t put your eggs in one basket).
  • Disiplin melakukan target investasi baik profit maupun cut loss.
  • Kenali perusahaan sekuritas dimana anda berinvestasi (know your broker principle).
Teman-teman, di postingan saya selanjutnya akan dibahas mengenai testimoni saya pribadi mengenai alasan saya tertarik untuk berinvestasi saham, langkah-langkah apa saja yang saya lakukan sebagai pemula, Mengapa Mandiri Sekuritas menjadi broker/sekuritas yang saya anggap bagus untuk berinvestasi saham, dan bagaimana pergerakan indeks dari saham yang saya beli, beserta catatan-catatan penting lainnya bagi pemula seperti saya. Kita boleh share juga lho sesama pemula, atau bagi yang sudah berpengalaman juga boleh bagi-bagi ilmunya di kolom komentar :)

Referensi : Modul Seminar Pasar Modal Bursa Efek Indonesia

You Might Also Like

0 komentar

Terima kasih telah berkunjung dan berkomentar dengan baik TANPA link hidup di kolom komentar. Dan cukup pakai Url blog saja ya teman-teman di ID namanya.

Part Of Author

Part Of Author
Buku Antologi Pertama & Kedua

My Voice Over Here

Like us on Facebook

Subscribe