MAKE MY OWN CHOICE

Sunday, April 17, 2011

Yes, I should always stay true to who I am, whatever the consequences may be..

Looking at too many sides of an issue is smart, but it can also be paralyzing, every new point of view could serve as an excuse to do nothing. Sooner or later I'm going to have to make up my mind (God, please make it sooner). The confused phase I'm in right now indicates that action is better than inaction, because even if I make the wrong choice, at least I will gain some clues about where I should go next..

Seseorang akan mencapai titik dimana dia berada di persimpangan. Mungkin kamu salah satunya?
Persimpangan itu ada, dan tugas kita untuk menentukan jalan terbaik untuk kita tempuh, sebingung apapun kamu, tugasmu tidak akan berubah, Tetap harus memilih!!!!
Pertanyaannya adalah, dengan cara apa kamu akan tahu jalan dan arah mana yang terbaik??
Nah Lho, bingung kan?
Dengan bibir tersungging, seharusnya kita malu dengan adanya pertanyaan itu, karena kita tidak seharusnya berada dalam kegalauan terlalu lama. Kegalauan dan keragu-raguan hanya akan memperlambat kamu menemukan dan mencapai prestasi hidup kamu. Percaya deh!

Saya sendiri, jujur saja merasa sedang berada dalam kegalauan tersebut. Dan betapa malu nya saya disaat setiap hari pertanyaan itu tetap muncul di detik pertama ketika saya membuka mata di pagi hari. Ya, pertanyaan-pertanyaan itu. Jalan mana yang terbaik yang harus saya pilih? Haruskah saya terus berada di jalan yang ini? Haruskah saya memutuskan hal baru untuk merubah kualitas hidup?

Menyadari hal tersebut, ada beberapa buku yang saya baca (dengan harapan bisa mendapatkan referensi positif dan lebih bisa memaknai setiap permasalahan hidup untuk dicari solusi "secepatnya", bukan malah didiamkan untuk di ratapi).
Mendapatkan sesuatu dari buku-buku itu? Sangat!!

Manajemen Menangis
Teman, menangis itu perlu (apalagi untuk seorang cengeng seperti saya).
Tapi menjadi kebiasaan konyol dan bodoh ketika yang kita tangisi adalah hal yang tidak perlu untuk ditangisi (baca : hal tidak penting).
Hei, kenapa harus menangis untuk dia yang bahkan tidak pernah mengerti apa yang kita rasa dan inginkan?
dia bahkan (mungkin) tidak peduli rasa sakit yang kita rasakan karena dia.
Kenapa harus menangis untuk orang yang bahkan tidak ada ikatan darah dengan kita?
Ada Mama dan keluarga tercinta yang jauh disana yang lebih pantas untuk ditangisi karena kita telah lama tidak menyempatkan sedikit waktu untuk pulang dan melepas kangen.
Teman, itu hanya dua dari sekian ribu contoh pertanyaan yang mungkin kalian juga pertanyakan.. tapi yang kalian mungkin tidak sadari, betapa kalian, kita semua, punya kemampuan untuk menjawab setiap tanya yang ada di belahan muka bumi ini. Antariksa ini memang luas, tapi luasnya hati kita, hanya kita (dan Tuhan) yang tahu. Selami, pelajari diri kita!
Jadi, janganlah menangisi apapun, ketika dengan tangis itu, kamu tidak mendapatkan solusi apapun.
Ketika kamu dihadapkan dengan satu masalah, dengan menangis.. kamu TIDAK AKAN KEMANA-MANA!! Kamu akan jalan di tempat dan hanya berada di titik yang sama. Bergeraklah! Tentukan pilihan untuk hidup kita. Sekarang, saat ini, sekarang juga!!

Dengan menentukan satu pilihan, bahkan disaat pilihan itu ternyata salah, itu tidak masalah, karena semakin kita tahu tentang adanya satu kesalahan, kita juga akan tahu dengan cepat, apa yang harus di perbaiki.

Hani, make Your Own!!!!!!! Soon!!!

You Might Also Like

0 komentar

Terima kasih telah berkunjung dan berkomentar dengan baik TANPA link hidup di kolom komentar. Dan cukup pakai Url blog saja ya teman-teman di ID namanya.

Part Of Author

Part Of Author
Buku Antologi Pertama & Kedua

My Voice Over Here

Like us on Facebook

Subscribe