Sunday, April 24, 2011


MAGICA

Dan ketika ada rasa yang berkarat, hidup dibawa ke alam yang lebih hebat dalam dimensi yang super kuat.

Cinta.

Ketidakmengertianku akan rasaku sendiri. Ketidaktahuanku akan cintaku. Ketidakfahamanku akan alam bawah sadarku. Ketidaknyamananku akan rasa bersalah. Semuanya menjadi kata berdefinisikan anti jamak. Menjadi SATU.

Dogma-dogma yang mereka anut, adakah sama seperti hal nya dogma-dogma yang ku anut? Ada sindrom dimana ketika aku mencintai satu orang, maka hatiku utuh kuberikan untuknya. Sindrom cinta monyet yang lebih indah untuk di realisasikan. Karena ternyata, aku tetaplah aku yang ingin pernikahanku bertabur pernak pernik bintang dan bunga berwarna kuning dan ungu. Pernikahan bertabur cinta dan tawa dari semua orang terkasih. Ada lagu membahana di seluruh penjuru ruangan. Dan do’a yang mengalir deras dari setiap hela nafas. Perjalanan masihlah panjang.

Awan yang berarak di siang hari itu, tetap menjadi symbol kekuatan untukku. Karena ketika hujan turunpun, mereka tetap tak terpisahkan sekalipun warnanya berubah kelabu. Alam yang menangis tidak harus selalu membuat kita menangis juga. Mungkin saja, satu dari sekian banyak tangis mereka, adalah tangis bahagia.

Harus kuat. Dan percaya.

Hidup memang sebuah perjalanan. Dan waktu terkadang membawa kita ke episode dimana kita yang akan dijadikan objek penderita. Dan apakah tugas kita pada saat itu hanyalah untuk merasakan setiap rasa sakitnya?? Dengan seperti itu, Kita akan menjelma menjadi pecundang.
Setiap malam kuhabiskan dengan satu tetes air mata, tapi untuk apa? Pagi ini hati mulai menyeruak dan protes karena terus dibiarkan kesakitan. Betapa malangnya kau wahai hatiku, hatimu terus-terusan terluka. Tapi mungkin itu karena kesalahan yang kau buat sendiri.

Aku dengan idealisku. Aku dengan egoisku. Aku dengan paradigmaku. Aku dengan influence-ku. Aku dengan cintaku.

Imagi ini hanya berlaku untuku sendiri. Susahnya mencari teman sejati. Aku hanya ingin tanganku tak di lepaskan. Dan ketika aku tertidur, selalu ada usapan lembut di kepalaku yang akan menjauhkanku dari segala bentuk mimpi buruk.

Islamku, cintaku, keluarga, dan karirku, akan kurangkum dalam istana kecilku.

By : Kugy@Kugynation

Sunday, 24 April 2011

You Might Also Like

0 komentar

Terima kasih telah berkunjung dan berkomentar dengan baik TANPA link hidup di kolom komentar. Dan cukup pakai Url blog saja ya teman-teman di ID namanya.

Part Of Author

Part Of Author
Buku Antologi Pertama & Kedua

My Voice Over Here

Like us on Facebook

Subscribe