Terbangun dari tidur tak lelapku.

Thursday, April 21, 2011

GALON = AKU

Dan ketika tersadarkan bahwa aku tak ubah nya seperti Galon air yang ada di sudut kamarku, aku terhenyak dan ada satu tanya, "hanya sebanyak itukah isinya?"
Aku merasa itu sebagai analogi diri yang tak bisa di sangkal, diri ini terisi hanya sebanyak air di dalam galon itu, seperempatnya pun tak ada.

Harus aku isi ulang?
Harus!!
Ada kehampaan karena perasaan-perasaan negatif yang selalu timbul setiap saat. Ada pertanyaan-pertanyaan "apakah aku dibohongi?" dan "apakah kesetiaanku di sangkali?"
Tuhan Tahu kegalauan dan keresahan hati ini, tapi apakah Tuhan mau menolongku keluar dari situasi ini ketika aku tidak berusaha untuk keluar dan melepaskan diri dari belenggu yang tengah menjerat?

Mungkin terlalu jauh aku meninggalkanNya, terlalu lama aku melupakan pujian-pujian dan senandung merdu dari ayat-ayat yang biasa ku lantunkan di Kota kecilku yang jaraknya kurang lebih empat jam dari Jakarta.
Tuhan, sedang marahkah kau pada hambamu ini?
Aku terdiam dan membayangkanNya menjawab "Iya".

Degradasi diri, percaya diriku pun menguap seiring waktu. Aku sakit. Dan selalu merasakan itu karena kelemahanku sendiri.
Dunia ini fana, dan aku tidak sempurna seperti hal nya mereka. Tapi keyakinanku berkata, "aku ini tidak bodoh".

Tuhan, ijinkan aku untuk kembali merapat padaMu. Ijinkan aku kembali berkasih-kasihan denganmu setiap sepertiga malam menyapaku. Ijinkan aku melantunkan ayat-ayatmu dengan suara parauku. Ijinkan aku melepaskan seluruh keresahan dan kegalauan hatiku ini dengan selalu melafadzkan Asma mu di setiap waktu yang terlewati.
Demi Masa, dan Demi Kau sang Maha Pengampun. Sesungguhnya RidhaMu ada di Ridha Orangtuaku.

Galon itu harus terisi penuh, karena aku menyimpan semua mimpi-mimpiku disana. Ada harapan dua orang terkasih yang usianya mulai menua dan menagih janjiku untuk kembali.
Aku akan kuat, karena ku harus.

By : Kugy@Kugynation

Sunday, 24 April 2011

You Might Also Like

0 komentar

Terima kasih telah berkunjung dan berkomentar dengan baik di laman ini.

Part Of Author

Part Of Author
Buku Antologi Pertama & Kedua

My Voice Over Here

Like us on Facebook

Subscribe