EPILOG

Wednesday, October 07, 2009

I’m NOT a girl NOT YET a woman.

Mencari dan mempelajari value yang tidak bisa didapatkan di sekolah manapun. Setinggi apa aku harus menuntut ilmu, untuk mendapatkan cinta dan kebahagiaan yang ternyata ada di mata mama. Ketika beliau tersenyum disaat aku bisa bangun dan sholat subuh tanpa harus menunggu teriakan mama membangunkanku. Ketika aku bisa membuat dan menyiapkan makanan ku sendiri tanpa harus menunggu mama menyiapkannya. Ketika aku bisa membereskan dan membersihkan kamarku sendiri tanpa harus mendengarkan sindiran-sindiran halus dari mama terlebih dahulu. SESEDERHANA ITU. Bukan gelar. Bukan juga uang. Sesederhana itu, dan aku baru bisa mengerti itu sekarang.

Apa yang ada di benakku ketika adikku satu-satunya berjuang untuk cita-cita dan masa depannya di Negara orang, tapi disaat yang sama, aku sebagai anak satu-satunya yang tersisa di rumah ini tetap bersikeras untuk meninggalkan Kota kelahiranku untuk mengejar mimpi di Kota lain??
Pernahkah terlintas di pikiranku pada saat itu, apa yang akan mama lakukan ketika mama membutuhkan bantuan dan mendapati rumah dalam keadaan tidak ada siapapun selain dia?
Pernahkah terbersit di benakku kepada siapa mama akan berbagi pada saat malam tiba, tentang apa yang beliau rasakan, tentang apa yang dialami hari itu??

Aku. Kepadaku lah biasanya semua itu berlaku. Dan apa jadinya ketika aku tidak ada??

Hani. Kemana saja kamu selama ini? Masihkah ego itu ada dan menguasai setiap butiran-butiran darah yang mengalir ditubuhmu?

Menangislah. Menangislah untuk setiap penyesalan. Dan menangislah untuk setiap perubahan-perubahan baik di hidupmu.

Mama. Ini aku. Anak perempuanmu satu-satunya. Aku bukan lagi putri kecilmu, tapi ternyata aku juga belum se-dewasa itu. ini aku, dengan segala keterbatasanku, aku selalu berusaha untuk membuatmu bangga.

Ramadhan kemarin, seharusnya jadi ramadhan terakhir aku mengakhiri masa lajangku. Melangkahkan kaki ke gerbang dimana aku akan meninggalkan kalian. Ma’af, smua itu tidak terjadi. Tidak akan ada perayaan apa-apa tahun ini. Ma’af.

You Might Also Like

0 komentar

Terima kasih telah berkunjung dan berkomentar dengan baik TANPA link hidup di kolom komentar. Dan cukup pakai Url blog saja ya teman-teman di ID namanya.

Part Of Author

Part Of Author
Buku Antologi Pertama & Kedua

My Voice Over Here

Like us on Facebook

Subscribe